5 Hal Penting Sebelum Pilih Platform Investasi Emas Digital

Rabu 04-02-2026,16:24 WIB
Reporter : Henny Efendi
Editor : Swandra Yadi

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID – Dunia investasi semakin berkembang saat ini, terutama pada instrumen emas yang harganya semakin meroket dan mencuri perhatian masyarakat.

Tidak hanya emas dalam bentuk fisik, kini emas dalam bentuk digital juga menjadi pilihan favorit bagi masyarakat yang menginginkan kemudahan akses hanya dalam satu genggaman. 

Namun, dinamika pasar global baru-baru ini dikejutkan dengan kasus penutupan platform investasi emas di salah satu negara Asia. Kerugian investasi diperkirakan mencapai Rp30 triliun, dengan nasabah terdampak sekitar 150.000 orang. 

Hal ini mengingatkan kembali pada satu prinsip dasar dalam keuangan : kepercayaan dibangun di atas legalitas dan bukti nyata. Kemudahan dalam transaksi dan iming-iming imbal hasil investasi diatas rata-rata tentu sangat menggiurkan. Namun di balik layar ponsel, ada infrastruktur kompleks yang harus dipastikan keberadaan dan keamanannya. 

BACA JUGA:Harga Emas Terkoreksi, Pegadaian Ajak Masyarakat Menabung Emas

Memilih platform investasi emas bukan hanya soal mana yang paling populer, tapi mana yang memberikan jaminan paling nyata terhadap nilai aset Anda. Berikut 5 hal penting yang wajib diperhatikan secara cermat sebelum memulai investasi : 

1. Kejelasan Legalitas dan Pengawasan 

Aspek pertama yang tidak boleh ditawar adalah izin operasional. Investasi emas digital di Indonesia memiliki regulator khusus. Pastikan platform tersebut berada di bawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau terdaftar resmi di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Legalitas ini adalah jaminan bahwa jika terjadi sengketa atau kendala di kemudian hari, Anda memiliki perlindungan hukum yang kuat dari negara. 

2. Kepastian Fisik Emas (Underlying Asset) 

BACA JUGA:Mengenal Deposito Emas Pegadaian, Investasi Jangka Panjang dengan Imbal Balik Emas per Gram

Platform yang terpercaya harus menjamin kepemilikan emas riil dengan rasio 1:1. Artinya, setiap gram yang Anda beli harus memiliki wujud fisik yang tersimpan aman di dalam brankas (vault). Jangan sampai Anda hanya membeli "emas kertas" yang tidak memiliki jaminan aset fisik di dunia nyata. 

3. Transparansi Harga dan Selisih Kurs (Spread) 

Dalam investasi emas, terdapat selisih antara harga beli dan harga jual yang disebut spread. Sebelum memutuskan, bandingkan spread antar platform secara organik. Platform yang sehat akan menampilkan harga secara real-time dan transparan tanpa biaya tersembunyi yang tiba-tiba muncul saat Anda ingin mencairkan dana atau mengambil emas fisik. 

4. Likuiditas dan Kemudahan Pencairan 

BACA JUGA:Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Catat Pertumbuhan Gadai Emas Signifikan di Januari 2026

Kategori :