RADARPALEMBANG.ID - Program Nasional 'gentengisasi' yang digagas Presiden Prabowo menghadapi tantangan serius sola ketersedian bahan baku.
Bahkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pasokan bahan baku untuk industri genteng dan keramik di Jawa Barat saja mengalami kendala akibat terbatasnya suplai.
Direktur Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Taufik Bawazier mengatakan, saat ini industri tersebut terkendala ketersediaan bahan baku lokal, terutama di wilayah Jawa Barat yang menjadi pusat produksi.
"Bahan bakunya kan kebanyakan dari tanah liat dan sejenisnya itu yang dari ada basisnya tampang ya.
Nah, itu semuanya hampir 60 persen, ya kalau di Jawa Barat tuh yang menyuplai pabrik-pabrik yang ada di sekitar Jawa Barat," kata Taufik, Selasa, 3 Februari 2026.
BACA JUGA:Anggota DPR RI Bambang Haryo Apresiasi Rencana Presiden Prabowo Bangun Jalur Kereta di Luar Jawa
BACA JUGA:Optimis, Presiden Prabowo Sebut Indonesia Bisa Produksi Mobnas di 2028
Taufik mengungkapkan jika saat ini sebagian besar bahan baku industri genteng berasal dari tanah liat dan material sejenis yang selama ini ditambang di wilayah Jawa Barat.
Namun, regulasi pemerintah daerah terkait pembatasan aktivitas pertambangan membuat pasokan ke pabrik-pabrik industri menjadi terhambat.
Kemenperin berharap persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusi melalui dialog dengan Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Taufik menekankan bahwa fungsi industri keramik dan genteng sangat strategis, terutama dalam menyerap tenaga kerja dan mendorong investasi baru.
BACA JUGA:Prabowo Lantik 11 Pejabat Baru, Erick Thohir Digeser Jadi Menpora
“Jadi kami berharap nanti bisa didialogkan dengan gubernur Jawa Barat, bahwa function industri ini sangat besar, terutama untuk menyerap tenaga kerja sehingga kelancaran bahan baku bisa normal kembali,” tuturnya.
Ini Artinya Meskipun pihaknya memahami bahwa kebijakan penghentian atau pembatasan tambang kemungkinan didasari pertimbangan lingkungan, menurutnya, manfaat industri bagi perekonomian daerah juga perlu menjadi perhatian bersama.