Ekspor Migas dan Non Migas Sumsel di Agustus 2024 Kompak Turun, BPS: Siginifikan Batubara dan CPO

Sabtu 05-10-2024,09:24 WIB
Reporter : David Karnain
Editor : David Karnain

“Ekspor nonmigas Agustus 2024 mencapai USD 548,13 juta, turun 5,56 persen dibanding Juli 2024,”jelas dia.

BACA JUGA:Semester I 2024, BPS Sumsel Rilis Keberangkatan Penumpang Angkutan Udara SMB II dan Silampari Naik Tipis

BACA JUGA:Secara mtom Sumsel Deflasi 0,19 Persen di Agustus 2024, BPS Sumsel Catat 10 Komoditas Turun Harga, Ini Datanya

Penurunan terjadi karena adanya penurunan ekspor yang siginifikan untuk komoditas Batubara dan lignit (13,29 persen), CPO (58,30 persen) dan Kayu, barang dari kayu (53,26 persen).

Penurunan juga ditunjukkan dari pertumbuhan secara c to c yang menurun hingga 8,72  persen.

Komoditas yang mengalami penurunan signifikan pada periode ini yaitu batubara dan lignit, lemak dan minyak hewan/Nabati (CPO), dan Pulp dari kayu.

Selanjutnya jika dilihat dari nilai y on y, nilai  ekspor non migas justru mengalami peningkatan sebesar 21,64 persen.

BACA JUGA:Sumsel Deflasi di September 2024, BI: Panen Cabai dan Tomat hingga Turunnya Harga BBM Jadi Faktor Pendorong

BACA JUGA:Harga Cabai Turun, BPS Umumkan Sumsel Alami Deflasi 0,12 Persen Secara Month to Month di September 2024

Hal ini dikarenakan adanya penambahan ekspor untuk komoditas batubara dan lignit, karet dan barang dari karet, dan pulp dari kayu (bubur kertas).

Jika dilihat secara komposisi, ekspor nonmigas masih sama seperti periode sebelumnya yang masih didominasi oleh Bahan Bakar Mineral hingga 45 persen.

Komoditas utama selanjutnya yaitu Karet dan Barang dari karet serta Pulp dari kayu dimana nilai keduanya masing-masing sebesar 21,62 persen dan 20,22 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa komoditas unggulan ekspor dari Sumatera Selatan berasal dari sumber daya alam dan industri pengolahan,”ujar dia.

Kategori :