SOLO, RADARPALEMBANG.COM - Selamat jalan mbk Sipon, istri penyair sekaligus aktivis Wiji Thukul dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 5 Januari 2022.
Pemilik nama asli Siti Dyah Sujirah alias Mbak Sipon dikabarkan meninggal dunia di Solo akibat serangan jantung.
Mbak Sipon diketahui meninggalkan dua orang anak yaitu Fitri Nganthi Wani dan Fajar Merah, buah cintanya bersama Wiji Thukul.
Kabar meninggalnya Mbak Sipon membuka kembali memori kita tentang kisah perjuangan para aktivis diera orde baru khususnya sang suami, Wiji Thukul.
Lewat sederet puisi dan syairnya Wiji Thukul adalah aktivis yang berani memprotes dan menyuarakan ketiakadilan pada zaman rezim orde baru.
Bersama dengan sang suami Mbak Sipon pun turut berjuang menyuarakan keadilan yang terjadi dizaman itu lewat beberapa aksi demonstrasi.
Disaat Wiji Thukul dalam pelarian sejak tahun 1996 karena menjadi target aparat, mbak Sipon pun harus berjuang sendiri menghidupi keluarganya, menjadi ibu sekaligus ayah bagi kedua anaknya yang masih kecil.
Dikutip dari disway.id, salah satu kalimat Mbak Sipon yang paling terkenal adalah “Saya kenal Thukul sejak ia belum pintar sampai kemudian jadi kepinteran (terlalu pintar). Sebagian kisahnya tak akan saya bagi kepada orang lain, biarlah,”.
BACA JUGA:7 Fakta Kisah Tiko dan Ibu Eny,Tinggal Dirumah Mewah Terbengkalai Tanpa Listrik dan Air
Sipon tak pernah menyerah untuk mencari keadilan dan mengetahui keberadaan sang suami Wiji Thkul, banyak cara telah ia tempuh, namun juga tak menbuahkan hasil.
Sipon melapor ke Kontras, Komnas HAM, DPR, hingga menggantungkan harapan kepada Presiden Joko Widodo.
Seakan tak kenal menyerah sipon terus berjuang. Sipon juga dikenal karena keyakinannya bahwa Wiji Thukul masih hidup di suatu tempat sampai saat ini.
Kabar meninggalnya Mbak Sipon ramai diperbincangakan akun-akun pejuang keadilan, ucapan duka citapun terus berdatangan dari akun-akun tersebut.
BACA JUGA:Malika Diekspoitasi Secara Ekonomi, Tidak Ada Tanda Tanda Kekerasan Seksual