PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

RHM Lakukan Pembasahan Lahan Gambut di Musim Kering

RHM Lakukan Pembasahan Lahan Gambut di Musim Kering

PT RHM melakukan pengelolaan tata air dengan memanfaatkan sumber air yang masih tersedia.--

MUBA, RADARPALEMBANG.ID – PT Rimba Hutani Mas (PT RHM) melakukan pengelolaan tata air dengan memanfaatkan sumber air yang masih tersedia, untuk membantu pembasahan di sejumlah lokasi yang membutuhkan tambahan pasokan.

Air yang digunakan antara lain bersumber dari sungai, kemudian dialirkan dan ditampung terlebih dahulu di embung. Dari titik penampungan tersebut, air dipompa melalui jaringan tata air menuju kanal maupun area yang membutuhkan pembasahan.

Metode pemindahan air yang dikenal sebagai sistem injeksi air tersebut diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan. Dalam kondisi tertentu, dukungan pembasahan juga dilakukan pada kawasan di sekitar wilayah operasional yang membutuhkan tambahan pasokan air sebagai bagian dari upaya bersama mengurangi risiko karhutla.

Expert Water Management PT RHM, Fran Niko P, mengatakan pengelolaan air perlu dilakukan secara adaptif karena kondisi hidrologi dan ketersediaan sumber air dapat berbeda di setiap lokasi.

BACA JUGA:Disnakertrans Muba Gelar Pelatihan Bersertifikasi untuk Calon Jurnalis dan Humas Berkompeten

BACA JUGA:Lapas Sekayu-Labkesmas Muba Siap Kolaborasi, Pemeriksaan Hematologi untuk Pegawai dan Warga Binaan

“Menjaga gambut tetap lembap menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengurangi risiko kebakaran. Ketika ketersediaan air mulai menurun, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memindahkan air dari lokasi yang masih memiliki cadangan menuju area yang membutuhkan,” ujar Niko.

Menurut dia, air yang telah dipindahkan dapat ditampung di kanal, embung maupun water trap sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembasahan dan mendukung ketersediaan sumber air apabila diperlukan dalam penanganan karhutla.

“Prinsipnya adalah memastikan air yang tersedia dapat dikelola dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan sumber air yang lebih dekat, kegiatan pembasahan maupun dukungan terhadap respons karhutla dapat dilakukan lebih efektif,” katanya.

Pengelolaan tata air tersebut menjadi bagian dari strategi penanggulangan karhutla PT RHM yang mengacu pada empat pilar, yakni persiapan (preparation), pencegahan (prevention), deteksi dini (early detection), dan respons cepat (rapid response).

BACA JUGA:Pasukan Muba Melaju! Kontingen IKAPTK Muba-Banyuasin Kunci Tiket Semifinal Turnamen Sepak Bola Alumni IKAPTK

BACA JUGA:PT GPI Kembangkan Green Project Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Ramah Anak di Muba

Selain pemindahan air, PT RHM menggunakan sekat kanal untuk membantu menahan dan mengatur pergerakan air di kawasan gambut. Penerapannya disesuaikan dengan karakteristik hidrologi masing-masing lokasi, termasuk kawasan yang dipengaruhi kondisi pasang surut.

Untuk mendukung distribusi air, PT RHM menggunakan beberapa jenis pompa sesuai kebutuhan lapangan. Pompa sentrifugal memiliki kapasitas sekitar 18.000 liter per menit, sementara pompa axial sekitar 12.000 liter per menit. Selain itu, pompa bazooka dengan kapasitas sekitar 2.400 liter per menit digunakan untuk kebutuhan pembasahan pada kondisi tertentu.

Sumber:

Berita Terkait