PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

7 Tahun Aspenku Sumsel, 500 UMKM Kuliner Tumbuh dan Naik Kelas

7 Tahun Aspenku Sumsel, 500 UMKM Kuliner Tumbuh dan Naik Kelas

Perayaan HUT ke-7 Aspenku Sumsel berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan. -henny/radarpalembang.id-

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID – Dari usaha rumahan hingga bisnis kuliner yang mulai menembus pasar lebih luas, perjalanan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bidang kuliner di Sumatera Selatan terus berkembang. 

Di tengah perjalanan itu, Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (Aspenku) Sumatera Selatan memasuki usia ke-7 dengan membawa catatan penting yang membanggakan di mana lebih dari 500 umkm kini naik kelas dan menjadi bagian dari ekosistem yang dibangun organisasi tersebut.

Angka 500 umkm itu menjadi salah satu penanda perjalanan Aspenku Sumsel dalam mendorong pertumbuhan usaha kuliner sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.

Perayaan HUT ke-7 Aspenku Sumsel berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan. sejumlah pelaku usaha, tokoh daerah dan tamu undangan hadir dalam momentum tersebut, termasuk Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Sulaiman Amin.

BACA JUGA:Pemkot Palembang Dukung Milad ke-7 Aspenku, 200 UMKM Bakal Hadir

BACA JUGA:Kedai Veteran Hadirkan Ragam Kuliner Khas Nusantara dalam Satu Tempat

Ketua Aspenku Sumsel, Yus Elisa mengatakan, ketika organisasi tersebut pertama kali dibangun, para pelaku usaha kuliner masih banyak berjalan sendiri-sendiri. Aspenku kemudian hadir sebagai wadah untuk mempertemukan, mendampingi dan mendorong pelaku umkm agar bisa berkembang bersama.

"Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. dari sebuah langkah kecil, kini aspenku sumsel telah menjadi rumah besar bagi lebih dari 500 UMKM kuliner. ini hasil kerja keras, ketekunan dan semangat gotong royong seluruh anggota," ujar perempuan yang biasa disapa Bunda Rayya ini.

Menurut Bunda Rayya, tantangan UMKM saat ini juga mengalami perubahan. jika sebelumnya persoalan legalitas dan perizinan menjadi perhatian utama, kini pelaku usaha dituntut lebih siap menghadapi digitalisasi, meningkatkan standar produk dan memperluas pasar.

Karena itu, pembinaan Aspenku tidak hanya berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi diarahkan pada kebutuhan praktis pelaku usaha.

BACA JUGA:Hadirkan Pengalaman Kuliner Khas, Fresqa Bistro Batiqa Hotel Palembang Luncurkan Signature Dish & Drink

BACA JUGA:Cooking Demo ARYADUTA bersama Nicky Tirta Sukses, Bunda Rayya: Harus Sering Angkat Kuliner Khas Palembang

Berbagai pelatihan dilakukan, mulai dari pengemasan produk, pengelolaan keuangan, keamanan dan higienitas pangan hingga pemasaran melalui media sosial dan platform digital.

"UMKM harus terus beradaptasi. bukan hanya soal rasa, tetapi bagaimana produk dikemas, dipasarkan dan bisa dipercaya konsumen," katanya.

Sumber: