PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Info Emiten Hari Ini, Laba Samator Melejit 178 Persen Semester I-2026 dan Laba Emiten TMAS Naik 54 Persen

Info Emiten Hari Ini, Laba Samator Melejit 178 Persen Semester I-2026 dan Laba Emiten TMAS Naik 54 Persen

PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) atau Samator mencatatkan pertumbuhan laba bersih 178% (yoy) menjadi Rp65,2 miliar pada semester I-2026. --

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Bursa Efek Indonesia atau BEI merilis sejumlah info penting emiten hari ini, Kamis 30 Juni 2026.

Pertama, PT Temas Tbk (TMAS) mencatat laba bersih naik 54,27% (yoy) mencapai Rp441,57 miliar pada semester I-2026. 

Sejalan, pendapatan jasa naik menjadi Rp2,68 triliun dari Rp2,07 triliun pada tahun sebelumnya.

Kedua, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) atau Bukaka, mencatatkan penurunan laba bersih 38,53% (yoy) menjadi Rp221,24 miliar pada semester I-2026. 

BACA JUGA:Info Emiten Hari Ini, Emiten ISAT Kerja Sama Strategis Nokia Penerapan 5G Radio Access Network

BACA JUGA:Info Emiten Hari Ini, Emiten SOFA Resmi Mulai Proyek Sampah Jadi Energi Listrik Digagas Danantara

Di sisi lain, pendapatan naik 96,52% (yoy) mencapai Rp2,26 triliun.

Ketiga, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat laba bersih turun 9,28% (yoy) menjadi Rp103,28 miliar pada semester I-2026. 

Hal tersebut karena dinamika geopolitik global dan nasional yang berdampak pada jalur distribusi dan biaya logistik internasional, juga perlambatan impor kendaraan dalam negeri.

Keempat, PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk  atau CEKA mencatat laba bersih naik 19,55% (yoy) mencapai Rp147,21 miliar pada semester I-2026. 

BACA JUGA:Info Emiten Hari Ini, Fantastis, Emiten PSAB Catat Kenaikan Laba Bersih 2.222 Persen di Kuartal I 2026

BACA JUGA:Info Emiten Hari Ini, Emiten EMAS Mulai Diamond Deep Drilling di Gorontalo, MPMX Bagi Dividen Rp 745 Miliar

Sejalan, penjualan perseroan naik 14,13% (yoy) mencapai Rp5,17 triliun.

Kelima, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) atau Samator mencatatkan pertumbuhan laba bersih 178% (yoy) menjadi Rp65,2 miliar pada semester I-2026. 

Sumber:

Berita Terkait