Filosofi Mie Panjang Umur dalam Tradisi Imlek Dipercaya Membawa Keberuntungan
Mie Panjang Umur biasanya disajikan pada perayaan imlek sebagai simbol makna keberuntungan.--dokumen/radarpalembang.id
RADARPALEMBANG.ID - Perayaan Imlek selalu identik dengan berbagai simbol keberuntungan, salah satunya adalah mie panjang umur.
Jika berkunjung ke rumah warga Tionghoa, pada saat perayaan Imlek, biasanya akan disajikan Mie Panjang Umur.
Jangan heran, karena penganan ini menjadi sajian yang hampir selalu hadir dalam perayaan Imlek karena hidangan ini bukan sekadar makanan, tetapi juga sarat makna filosofis yang diwariskan turun-temurun.
Mie panjang umur berasal dari tradisi Tiongkok kuno. Selain rasanya yang lezat, juga melambangkan doa agar umur panjang, kesehatan, dan kebahagiaan selalu menyertai keluarga.
Makna Filosofis Mie Panjang Umur
Panjang mie: simbol umur panjang dan keberlanjutan hidup.
Tekstur kenyal: melambangkan kekuatan dan ketahanan.
Penyajian utuh: mie tidak boleh dipotong agar doa tidak terputus.
Aturan Penyajian Mie Panjang Umur
1. Tidak Boleh Dipotong
Mie harus disajikan utuh sebagai simbol umur panjang.
2. Disajikan dengan Lauk Lengkap
Biasanya mie disajikan dengan sayuran, daging, dan telur sebagai simbol keseimbangan hidup
3. Dimakan dengan Hati-Hati
Penikmat mie dianjurkan tidak menggigit mie hingga putus, melainkan menyedotnya hingga habis.
Sumber:


