BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Doa Buka Puasa Ramadhan, Berikut Lima Opsi yang Bisa Kamu Baca

Doa Buka Puasa Ramadhan, Berikut Lima Opsi yang Bisa Kamu Baca

Ucap syukur dan doa sudah selayaknya kita panjatkan saat berbuka puasa.--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Sebentar lagi bulan suci Ramadhan tiba. Umat muslim di dunia pun berlomba-lomba berniat melaksanakan ibadah puasa.

Apalagi puasa merupakan momen, di mana doa kita berpeluang lebih besar dikabulkan Allah SWT. 

Selain itu, momen berbuka puasa juga menjadi sesuatu yang sangat ditunggu, etelah sebelumnya menahan dahaga dan lapar dari terbit fajar sampai mentari terbenam, sehingga berbuka memberi kebahagiaan tak terkira.

Ucap syukur dan doa sudah selayaknya kita panjatkan saat berbuka puasa.

BACA JUGA:Empat Doa Utama Menyambut Bulan Suci Ramadhan untuk Dibaca dan Persiapan Spritual Umat Muslim

Sebelumnya, penting untuk diketahui, puasa merupakan momen di mana doa kita berpeluang lebih besar dikabulkan Allah SWT. Hal ini berdasarkan hadist berikut:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi, doanya diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit dibukakan,” (HR. Tirmidzi no. 2449)

Isi ucapan doa sangat umum dan tidak terbatas selama doa tersebut mengandung makna kebaikan. Mengutip dari situs mui.or terkait doa saat berbuka, Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam karyanya al-Adzkar menampilkan 5 ragam doa.

BACA JUGA:Minta Ampunan dan Keberkahan, Berikut Doa Mustajab Pada Bulan Sya'ban

Pertama, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)

Sumber: