Kilang Pertamina Plaju Perkuat Kesiapan SDM dan Budaya HSSE Selama Siaga Nataru 2025
Menghadapi siaga Nataru 2025, Kilang Pertamina Plaju menegaskan komitmennya menjaga keandalan operasi kilang melalui kesiapan SDM serta penguatan aspek HSSE. -Kilang Pertamina Plaju -
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID — Menghadapi periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kilang Pertamina Plaju menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasi kilang melalui kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Upaya ini dilakukan untuk memastikan operasional kilang tetap berjalan aman, andal, dan optimal dalam menopang kebutuhan energi masyarakat.
Sebagai bagian dari Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Kilang Pertamina Plaju tetap beroperasi selama masa siaga Nataru guna memastikan pasokan energi bagi wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) tetap terjaga.
Seluruh proses operasional dijalankan dengan mematuhi prosedur HSSE yang berlaku di lingkungan Kilang Pertamina Plaju, seiring dengan komitmen bersama untuk saling melindungi diri, rekan kerja, serta lingkungan sekitar.
Kesiapan tersebut turut didukung oleh capaian kinerja produksi kilang hingga akhir November, di mana Kilang Pertamina Plaju secara konsisten produksi Gasoline Series telah melampaui 4,4 juta barel, disusul Gasoil/Biosolar Series yang mencapai sekitar 13 juta barel.

Menghadapi siaga Nataru 2025, Kilang Pertamina Plaju menegaskan komitmennya menjaga keandalan operasi kilang melalui kesiapan SDM serta penguatan aspek HSSE. -Kilang Pertamina Plaju -
BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Gelar Simulasi Emergency Drill, Uji Kesiapsiagaan Hadapi Keadaan Darurat
Untuk Avtur, volume produksi mendekati 290 ribu barel guna memastikan kelancaran layanan penerbangan.
Capaian ini menjadi indikator kesiapan kilang dalam menghadapi potensi peningkatan kebutuhan energi masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR RU III Plaju, Perliansyah, menyampaikan bahwa penerapan aspek HSSE menjadi pondasi utama dalam setiap aktivitas operasional, khususnya pada periode dengan intensitas kerja yang tinggi seperti Nataru.
"Dalam masa siaga Nataru, Kilang Pertamina Plaju tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan mengedepankan kepatuhan terhadap prosedur HSSE,"jelas dia.
"Ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga keselamatan pekerja, keandalan fasilitas, serta perlindungan lingkungan," ujar Perliansyah.
Sumber:


