Jembatan Ampera Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Meski Tak Ada Perayaan Pergantian Tahun
Meski Pemerintah Kota Palembang meniadakan perayaan malam Tahun Baru 2026 namun Jembatan Ampera tetap akam ditutup--
RADARPALEMBANG.ID - Meski Pemerintah Kota Palembang meniadakan perayaan malam Tahun Baru 2026 namun Jembatan Ampera tetap akam ditutup.
Polrestabes Palembang bersama instansi terkait akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama saat malam tahun baru 2025, termasuk penutupan Jembatan Ampera.
"Dalam rangka pengamanan perayaan malam Tahun Baru, Polrestabes Palembang bersama instansi terkait akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, khususnya di kawasan Jembatan Ampera, Jalan Jenderal Sudirman, dan sekitarnya," ujar Kasatlantas Polrestabes Palembang AKBP Finan Sukma Radipta, Minggu, 28 Desember 2025.
Rekayasa lalulintas pada malam tahun baru tersebut dilakukan guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dan aktivitas masyarakat yang akan memusat di ikon wisata Kota Palembang.
BACA JUGA:Pemkot Palembang Apresiasi Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Menuju Indonesia Emas 2045
Selain itu dengan rekayasa arus lalu lintas pada malam tahun baru tetap aman, tertib, dan lancar, serta meminimalisir potensi kemacetan dan kecelakaan.
Penutupan Jembatan Ampera sendiri akan dilakukan oleh Polres Palembang selama 3 Jam yakni mulai pukul 22.00 sampai pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026.
"Penutupan jembatan Ampera dilakukan dari pukul 22.00 sampai pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026," jelasnya.
Pemkot Palembang Tiadakan Perayaan Malam Tahun Baru
Pada malam pergantian tahun 2025-2026 kali ini Pemerintah Kota Palembang meniadakan perayaan malam Tahun Baru.
BACA JUGA:Warga Sambut Antusias, Pemkot Palembang dan HIPMI Gelar Pasar Murah di Griya Borang Indah
BACA JUGA:Mendadak, Pemkot Palembang Tes Urine 600 Pegawai Dishub
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap warga di sejumlah daerah Sumatera yang tengah dilanda bencana banjir.
Pemkot juga mengimbau masyarakat mengisi pergantian malam tahun baru dengan kegiatan positif, doa bersama, dan memperkuat solidaritas sosial. Bukan dengan menggelar pesta dan hiburan.
Sumber:


