Domestic Highlights Hari Ini, Rencana Ekspor Beras 2.000 Ton ke Malaysia Setiap Bulannya dan Data ULN RI 2025
Wamentan menyatakan pemerintah tengah menjajaki ekspor beras ke Malaysia sebesar 2.000 ton per bulan, seiring surplus produksi nasional. --
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Perkembangan dari pasar saham domestik menunjukkan IHSG pada Kamis 15 Mei 2025 ditutup menguat 0,86 persen (dtd) ke posisi 7.040,161 dari penutupan sebelumnya pada level 6.979,88.
"Nilai transaksi pada hari kemarin sebesar Rp16,92 triliun, dengan rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp12,64 triliun," tulis Bursa Efek Indonesia atau BEI dalam laporannya yang diterima radarpalembang.id, Jumat 16 Mei 2025.
Sementara itu, tulis BEI, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp1,69 triliun.
"Secara akumulatif, investor asing membukukan net sell senilai Rp49,33 triliun sejak awal tahun,"tulis BEI.
Rupiah berdasarkan kurs Bloomberg terapresiasi ke level Rp16.515/USD dari sebelumnya Rp16.550/USD.
Bursa Efek Indonesia atau BEI juga merilis beberapa perkembangan dari dalam negeri lainnya.
Pertama, BI mencatat ULN Indonesia pada triwulan I-2025 mencapai USD430,4 miliar, tumbuh 6,4 persen (yoy).
Struktur ULN RI tetap sehat dengan rasio terhadap PDB sebesar 30,6 persen yang dominasi utang jangka panjang.
BACA JUGA:Domestic Highlights Hari Ini, 5 Informasi Penting, BI Rilis Data Pengguna QRIS dan Cadangan Devisa
Kedua, OJK mencabut izin PT Ringan Teknologi Indonesia setelah pengembalian izin sebagai penyelenggara fintech lending.
Dengan pencabutan ini, jumlah pinjol legal yang terdaftar di OJK per Mei 2025 tersisa 96 perusahaan.
Sumber:


