Tips Mencuci Motor yang Benar, Stop Gunakan Air Bertekanan Tinggi

Tips Mencuci Motor yang Benar, Stop Gunakan Air Bertekanan Tinggi

Tips mencuci motor yang benar dan tidak menggunakan air bertekanan tinggi--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Berikut tips mencuci motor yang benar dan tidak menggunakan air bertekanan tinggi.

Bagi para pemilik kendaraan sebaiknya tidak menggunakan air bertekanan tinggi saat mencuci motor karena akan berakibat fatal pada kendaraan.

Banyak yang meyakini mencuci motor dengan air bertekanan tinggi dipercaya mampu merontokkan kotoran yang mengendap.

Dengan cara ini, proses mencuci menjadi lebih cepat dan dianggap lebih praktis untuk mengangkat kotoran seperti debu atau lumpur.

BACA JUGA:Ini Tips Pilih dan Cara Pasang Kaca Film Mobil, Biar Liburan Akhir Tahun Lebih Terasa Nyaman Gak Kepanasan

BACA JUGA:Tips Belanja Hemat Spare Part Asli Suzuki, Lakukan Cara Ini Bisa Dapat Potongan hingga 25 Persen

Tapi faktanya mencuci motor dengan air bertekanan tinggi sebenarnya berbahaya bagi kondisi motor itu sendiri.

Sebaiknya hindari mencuci motor dengan cara seperti ini, karena dapat merusak komponen motor, terutama pada motor sport.

Air bertekanan tinggi dapat menyebabkan air masuk ke dalam tangki dan merusak komponen kelistrikan. Selain itu, tekanan air yang terlalu kuat dapat merusak sil di sekitar tangki, sehingga air merembes ke komponen kelistrikan.

Akibatnya dapat membuat motor rawan mogok dan sulit dinyalakan.

Penyemprotan air bertekanan tinggi juga berisiko membuat sela-sela radiator penyok. Sebaiknya gunakan air bertekanan rendah, dan semprotkan hanya pada bagian velg dan sekitar ban saja.

BACA JUGA:Penyebab dan Cara Mencegah Slip CVT, Pengguna Skuter Matic Wajib Tau

BACA JUGA:Pengemudi Pemula Wajib Tau, Begini Cara Atasi Kecemasan saat di Jalan Raya

Selain itu, hindari mengarahkan air langsung ke lampu depan karena dikhawatirkan akan menyebabkan pengembunan di dalam lampu motor.

Sumber: