Viral! Sebut Gadis Desa Tidak Ada yang Cantik, Mahasiswa KKN Unram Diusir Warga Kayangan NTB

Viral! Sebut Gadis Desa Tidak Ada yang Cantik, Mahasiswa KKN Unram Diusir Warga Kayangan NTB

Mahasiswa KKN Unram yang diusir warga dari lokasi KKN di Desa Kayangan NTB. --tribun.com

NTB, RADARPALEMBANG.COM - Terjadi dan terjadi lagi. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali berulah di lokasi desa tempat mereka melaksanakan KKN. Kali ini ulah mahasiwa KKN dari Universitas Mataram (Unram).

Salah satu mahasiswi berinisial NWAP membuat konten video di akun instragramnya yang kemudian viral di media sosial.

Isi konten tersebut diduga membuat tersinggung warga desa setempat.

Kejadian terjadi di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu 24 Juli 2023 tadi.

BACA JUGA:APES! 30 Mahasiswa KKN UNP Menanti Sanksi dari Kampus, Usai Diusir Warga Gegara Konten Viral

Akibatnya, rombongan mahasiswa ini pun diusir oleh warga setelah sebelumnya mahasiswi berinisial NWAP disuruh meminta maaf di hadapan warga yang ramai berkumpul di halaman kantor desa.

Kejadian ini bermula saat NWAP membuat konten yang mengakibatkan masyarakat Kayangan tersinggung.

NWAP diduga membuat video yang menyebutkan bahwa tidak ada gadis yang cantik di desa tersebut.

Dalam unggahan videonya itu NWAP yang mengenakan baju kaos berwarna hitam terlihat bersama seorang teman wanitanya yang juga mengenakan baju kaos gars-garis berwarna hitam putih. 

BACA JUGA:VIRAL! Mahasiswa KKN UGM Diduga Berbuat Mesum di Rumah Kades? Cek Faktanya di Sini

Dengan raut wajah seperti mengejek sambil tertawa-tawa, NWAP berkata kalau mereka diundang lebih awal menghadiri sebuah acara.

"Eh adek-adek jam dua datang ke rumah saya ya, padahal acaranya setengah empat. Biar kenapa? Biar jadi kembang desa sini. Anak kayangan tak cantik-cantik, jadinya kita,"ujarnya NWAP dengan nada berteriak kegirangan.

Kemudian rekaman video tersebut diunggahnya ke akun instragramnya dan menjadi viral. Masyarakat setempat yang mengetahui konten tersebut tersinggung dan meminta mahasiswi NWAP meminta maaf di hadapan warga.

Selanjutnya rombongan mahasiswa KKN yang dikumpulkan di kantor desa itu langsung diusir dari desa tersebut.

BACA JUGA:UGM Bantah Dugaan Kasus Mahasiswa KKN Mesum, Berikut Ini Klarifikasinya

Sumber: