2 Kawasan Palembang Sangat Cocok jadi Science Techno Park

2 Kawasan Palembang Sangat Cocok jadi Science Techno Park

Dr Endy Agustian, Dosen PWK UIGM yang mengusulkan Kota Palembang berbasis Smart City.-dok pribadi-

Dr Endy Agustian, Dosen PWK UIGM Usulkan Kota Palembang Berbasis Smart City


PALEMBANG, RADARPALEMBANG.COM - Era 4.0 memberikan perubahan ruang yang beralih ke virtual space, atau dengan kata lain ruang maya yang tidak dapat dilihat dalam kasat mata, namun menghadirkan berbagai aktivitas karena adanya pengaruh dari teknologi.

Kemajuan teknologi secara tidak langsung memberikan pengaruh terhadap pembangunan suatu wilayah, temasuk pada kawasan perkotaan. Konsep Smart City dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kota Palembang.

Peran serta dari teknologi tersebut memberikan dampak positif khususnya pada sistem informasi yang dapat diakses secara langsung oleh masyarakat secara efektif dalam menyelesaikan permasalahan perkotaan.

Kesiapan Kota Palembang sebagai Smart City harus memperhatikan skala kota, kondisi geografis dan penduduknya, karena setiap wilayah mempunyai keanekaragaman dan permasalahan yang berbeda-beda.

BACA JUGA:Hari Pendidikan Nasional 2023! Endy Agustian, Sosok Pemuda Indonesia yang Tekankan pada Karya

Di sisi lainnya, kesiapan Kota Palembang sebagai Smart City dapat juga disesuaikan dengan karakteristik wilayah, potensi, masalah dan keunikan yang dimiliki, sehingga konsep Smart City yang diusung ini benar-benar dapat menyelesaikan permasalahan kota yang disesuaikan dengan visi dan misi pembangunan Kota Palembang.

Kominfo RI menekankan dimensi Smart City yaitu smart economy, smart people, smart government, smart mobility, smart environment, smart living. Sesuai dengan dimensi tersebut, maka langkah pertama yang dapat kita lakukan untuk mengimplementasikan Smart City ialah dengan melakukan analisis potensi, masalah, SWOT, sekaligus melakukan pemetaan zonasi terkait perwujudkan konsep-konsep tersebut.

Salah satu bentuk strategi perencanaan yang dapat dilakukan ialah dengan merencanakan pembangunan kawasan Science Techno Park pada wilayah atau kawasan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan Smart City (Smart Region).

Melalui kajian yang pernah dilakukan, Endy menekankan salah satu kawasan yang berpotensi di Kota Palembang untuk dikembangan sebagai kawasan Science Techno Park ialah Kecamatan Bukit Kecil (Jalan Merdeka, Talang Semut).

BACA JUGA:Endy Agustian, Duta Pendidikan Indonesia yang Tetap Fokus Advokasi Pendidikan

Pada dasarnya, perencanaan kawasan Science Techno Park dapat dikatakan sebagai pemicu dalam mewujudkan kawasan terpadu berbabis digital terutama dalam mewujudkan Palembang sebagai Smart City yang mengusung konsep Smart Economy.

Sesuai kondisi eksistingnya, banyak sekali potensi-potensi yang dapat dikembangkan pada kawasan tersebut, seperti adanya pusat komoditas unggulan Kota Palembang seperti songket dan Kampung Pempek 26 Ilir, yang secara tidak langsung menjadi nilai tambah terhadap perekonomian wilayah.

Perencanaan Science Techno Park sebagai kawasan terpadu tidak hanya menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat penjualan (ekonomi), melainkan memberikan wadah (inkubasi) melalui pelatihan-pelatihan digitalisasi bagi pelaku UMKM untuk mewujudkan konsep smart economy.  

Smart economy tersebut dapat diwujudkan pada kawasan tersebut melalui penguatan UMKM, kreativitas maupun inovasi produk, pemasaran atau penjualan yang memanfaatkan teknologi, sekaligus perwujudan masyarakat dalam aktivitas ekonomi secara daring (online).

Sumber: