Iskandar: Reformasi Birokrasi Kunci Akselerasi

Iskandar: Reformasi Birokrasi Kunci Akselerasi

PRESTASI: Pemerintah Kabupaten OKI melalui Bupati OKI H Iskandar menerima sertifikat WTP ke-11 oleh Kanwil DPJB. foto ist--

RADAR PALEMBANG - Bupati Ogan Komering Ilir menyebut reformasi birokrasi jadi kunci akselerasi pembangunan daerah. Pada peringatan Hari Jadi ke-77 Kabupaten OKI, Selasa (11/10) lalu, Iskandar mengatakan sejumlah indikator makro pembangunan di Ogan Komering Ilir menunjukkan trend positif. Pencapaian tersebut didukung oleh indikator mikro atau sub urusan penyelenggaraan pemerintahan. 

"Seperti di bidang tata kelola birokrasi kita mampu meningkatkan nilai SAKIP Kemenpan RB dengan kategori B (baik) setelah hampir tujuh tahun hanya memperoleh predikat CC (cukup)," terangnya.

Kabupaten OKI tambahnya berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI selama sebelas tahun berturut-turut. Selain itu, Ogan Komering Ilir merupakan satu-satunya daerah di Sumatera Selatan yang secara bertahap menerapkan sistem merit.

"Lalu terkait layanan publik, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan pemerintah sebesar 85,60. Artinya layanan yang diberikan dinilai sudah baik," paparnya.

Dalam hal pencegahan korupsi, terang Iskandar, capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 78.04 persen dengan nilai SPI (Survei Penilian Integritas) sebesar 75 poin dan dalam pengendalian gratifikasi, Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kabupaten Ogan Komering Ilir berada pada peringkat 6 nasional dengan capaian 90,42 persen. Demikian dengan tingkat kematangan implementasi SPIP Kabupaten OKI yang berada pada level 3 (tinggi). "Bentuk komitmen kita untuk pencegahan korupsi," jelasnya. (eml)

 

 

Sumber: