Muba Terapkan PPKM Darurat Lokal

Muba Terapkan PPKM Darurat Lokal

RADAR PALEMBANG Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menerapkan PPKM darurat lokal Hal ini merupakan imbas dari peningkatan kasus Covid19 yang cukup sognifikan beberapa hari terakhir Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan lonjakan kasus Covid 19 di Muba saat ini merupakan yang tertinggi selama masa pandemi untuk itu penanganannya harus berbeda dan diperketat lagi dengan harapan lonjakan tersebut bisa melandai Oleh karena itu kita minta kepada bapak ibu sekalian kita sudah darurat berlakukan PPKM darurat lokal ini statement saya selaku kepala daerah tegasnya Dikatakannya mengenai seluruh ketentuan perkantoran dan aktifitas masyarakat harus mengikuti ketentuan yang ada dan kegiatan keluar daerah diminimalisir Kami minta yang tergabung dalam Satgas Covid 19 Kabupaten Muba kita turun sama sama bantu ini semua kita siapkan ini supaya berjalan mikro darurat lokal ini Kemudian soal keterisian tempat tidur BOR di RSUD ia menuturkan mengambil kebijakan menambah tempat tidur dan RS darurat Mengantisipasi ketersediaan itu OTG tidak perlu dirawat namun harus dipastikan obat obatannya cukup dan diberi bantuan sosial bagi keluarga miskin yang terpapar membuat layanan konsultasi melalui handphone Selain itu penambahan tenaga kesehatan dan alat alat kesehatan mengiringi penambahan BOR Soal vaksinasi sasaran pertama kita minta vaksin lebih banyak lagi kita perlu penambahan vial kalau vaksin sudah tersedia tinggal masyarakatnya kita ajak untuk mengikuti vaksin buat terobosan untuk itu gandeng perusahaan ujarnya Mengenai Shalat Idul Adha yang jatuh pada 20 Juli mendatang Bupati Dodi mengimbau dapat dilakukan di rumah masing masing karena Muba masih masuk zona merah Covid 19 dan pembagian daging kurban dapat diantarkan ke rumah penerima manfaat Sementara itu dalam rapat evaluasi Satuan Tugas Covid 19 terkait peningkatan kasus positif Covid 19 di Bumi Serasan Sekate yang dipimpin langsung Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang diikuti FKPD dan kepala perangkat daerah Muba di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba kemarin Sekretaris Daerah Kabupaten Muba H Apriyadi mengatakan terkait peningkatan kasus Covid 19 di Kabupaten Muba karena posisi pemerintah pusat mengalami peningkatan kemudian pemerintah pusat juga memberlakukan PPKM skala mikro di Jawa dan Bali Juga kenaikan dan lonjakan kasus ini berimbas kepada daerah penyangga termasuk Sumatera Selatan dan Kabupaten Muba Kami melihat bahwa tren meningkatnya kasus Covid 19 di Muba tidak lepas dari peningkatan yang signifikan Covid 19 di ibukota provinsi dan di kota kota penyangga Seperti yang diketahui bahwa penetapan kota yang wajib menerapkan PPKM di Sumatera Selatan adalah Palembang dan Lubuk Linggau Muba berada di pertengahan antara kedua kota ini dan Palembang adalah sumber dari semua kegiatan di Sumsel sehingga dari mobilitas Palembang dan Linggau Muba terkena imbas seperti yang kita lihat dibeberapa hari peningkatan kasus positif Covid 19 di kabupaten kita cukup signifikan bahkan ada yang mencapai 50 orang dalam sehari Alhamdulillah dua hari belakangan ini agak menurun ungkap Apriyadi Sementara itu Menurut paparan Kepal Dinas Kesehatan Muba Azmi Dariusmansyah jumlah kasus terindikasi positif di Kabupaten Muba hingga saat ini berjumlah 1885 jiwa 125 proses perawatan 1664 sembuh dan 96 meninggal Dan jumlah positivity rate 16 57 5 lebih besar dari nasional ace

Sumber: