55 Persen Perusahaan Tutup, 200 Pekerja Kena PHK

RADAR PALEMBANG Kepala Dinas Tenaga Kerja Disnaker Pemerintah Kota Prabumulih Bambang Sukaton mengungkapkan sebanyak 200 orang pekerja terkena pemutusan hubungan kerja PHK dari perusahaan selama pandemi Covid 19 di Kota Prabumulih Sekitar 200 pekerja atau 60 hingga 65 persen kena PHK salama pandemi yang terjadi hampir dua tahun melanda Kota Prabumulih ungkap Bambang kemarin Bambang mengatakan jumlah PHK meningkat drastis baik oleh perusahaan di sektor formal maupun non formal Sektor formal seperti perusahaan PDSI itu menghentikan sementara produksi karena terkena pandemi dan perintah dari perusahaan pusat mereka agar menghentikan operasional kata Bambang Menjawab pertanyaan saat ini ada berapa banyak perusahaan yang tutup terdampak pandemi Bambang menuturkan ada 45 hingga 55 persen yang didominasi perusahaan besar Data pasti kita belum ada namun perkiraan sebanyak 45 55 persen perusahaan tutup dari total perusahaan di Kota Prabumulih sebanyak 415 perusahaan Rata rata perusahaan besar jelasnya Lebih lanjut pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman Perkim Pemkot Prabumulih itu menerangkan perusahaan besar banyak tutup lantaran pembatasan operasional selama pandemi Covid 19 Kalau usaha home industri masih jalan karena diperbolehkan pemerintah untuk jalan dengan syarat 5M harus tetap dijalankan terangnya Terkait perusahaan yang banyak merumahkan atau mem PHK pekerja Bambang juga mengimbau agar tetap memberikan pesangon maupun gaji Jangan sampai merumahkan pekerja tanpa diberi pesangon atau gaji karena bagaimanapun dan suka tidak suka para pekerja itu yang telah memajukan perusahaan sebelum adanya Covid 19 pungkasnya and nbsp
Sumber: