Tiap Tahun Rutin Ritual Cap Go Meh

SUHU ALAM didampingi ketua Walubi Sumsel Tjik Harun SE SH MH saat tiba di pulau Kemaro hendak melakukan ritual sembahyang Cap Go Meh nbsp nbsp nbsp nbsp RADAR PALEMBANG Ahli Supranatural Sumsel Suhu Alam bersama keluarganya turut melakukan ritual bersama umat Tridharma lainnya yang ada di kota Palembang Iya saya bersama keluarga tahun ini melakukan sembahyang Cap Go Meh di Pulau Kemaro ungkap Suhu Alam saat dibincangi usai melakukan sembahyang Menurut Suhu Alam biasanya tiap tahun sembahyang Cap Go Meh di Pulau Kemarom tapi tahun lalu tidak sembahyang di pulau Kemaro karena masih pandemic Covid Tahun ini agak reda jadi mulai sembahyang lagi ungkapnya Suhu Alam mengatakan dalam ritual sembahyang dirinya bersama keluarga seperti biasa berdoa agar ditahun 2022 berdoa gara semua lancar baik rezeki kesehatan dan keselamatan Sudah tentu berdoa agar wabah Covid 19 ini segera berakhir ucapnya Suhu Alam menjelaskan tentang Cap Go Mee yang merupakan puncak perayaan Imlek yang yang dirayakan oleh masyarakat keturunan Tionghoa yang tersebar di berbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia Sejarah perayaan Cap Go Mee ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun bahkan ribuan tahun yang lalu Cap Go Mee menurut penanggalan China dirayakan pada hari ke 15 atau awal bulan purnama pertama yang muncul di tahun itu Secara harfiah cap go mee dialek Hokkian terdiri dari dua suku kata yaitu cap go arti lima belas dan mee adalah malam Dengan demikian Capgo mee diartikan sebagai malam ke lima belas Yang menarik dan unik justru perayaan Cap Go Me di Palembang Perayaannya justru dirayakan di malam ke 13 Cap Sa Mee Dan perayaannnya biasa dipusatkan di Pulau kemaro jelasnya sep
Sumber: