6.589 Calon Jemaah Haji Asal Sumsel dan Babel Diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang pada 22 April 2026
Sebanyak 6.589 calon haji dari Provinsi Sumsel dan Babel akan diberangkatkan melalui embarkasi Palembang tahun ini dengan 16 kloter.--
RADARPALEMBANG, ID - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan, kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci sehari setelahnya.
"Kami harapkan tanggal 21 April jemaah haji kloter pertama sudah masuk asrama haji, tanggal 22 berangkat ke Tanah Suci," imbuh Gus Irfan.
Gus Irfan menegaskan, di tengah situasi global saat ini, keselamatan dan keamanan jemaah menjadi pertimbangan paling utama dalam pengambilan kebijakan.
"Seperti amanat Presiden bahwa keselamatan dan keamanan jemaah haji menjadi prioritas utama. Karena itu kita melakukan mitigasi berbagai kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," ucap dia
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Tekankan Peran Strategis PKK dan Dekranasda di Tengah Kebijakan Efisiensi
Salah satu bagian dari keselamatan dan keamanan jemaah haji adalah kesiapan logistik selama di Tanah Suci yang terus dimaksimalkan pemerintah.
Ia mengeklaim, semua persiapan sudah matang, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Penerbangan haji Indonesia umumnya dilakukan secara langsung (direct flight), baik untuk jemaah reguler maupun khusus.
Namun, karena adanya konflik di Timur Tengah, maka kemungkinan ada perubahan jalur sehingga berpotensi menambah biaya
"Kemungkinan potensi tambahan biaya memang ada. Misalkan hari ini avtur sudah naik, walaupun kita sudah berkontrak dengan maskapai penerbangan beberapa bulan lalu," tuturnya.
Namun, pemerintah masih berusaha keras agar tambahan biaya tersebut tidak membebani jemaah haji.
"Otomatis memerlukan tambahan biaya. Tapi Insya Allah kita akan berusaha keras tidak perlu menambah biaya ke jemaah. Kamu upayakan sumber-sumber lain yang mungkin masih bisa kita upayakan nantinya," kata dia.
Menhaj mengatakan, pemerintah terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan seluruh proses berjalan aman.
"Hari ini Wakil Menteri Haji sedang berada di Saudi juga untuk memastikan semua persiapan-persiapan itu. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik," kata Gus Irfan.
Sumber:



