PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Kemenkum Sumsel Kenalkan Inovasi REBANA di Lubuk Linggau, Ubah Aset Pasif Jadi Pusat Kreatif dan Produktivitas

Kemenkum Sumsel Kenalkan Inovasi REBANA di Lubuk Linggau, Ubah Aset Pasif Jadi Pusat Kreatif dan Produktivitas

Kemenkum Sumsel sosialisasi inovasi REBANA atau Revitalisasi Barang Milik Negara di Kota Lubuklinggau.-Kemenkum Sumsel-

LUBUKLINGGAU, RADARPALEMBANG.ID - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) sosialisasi inovasi REBANA (Revitalisasi Barang Milik Negara), melalui Alih fungsi Gedung Eks Balai Harta Peninggalan menjadi Creative Intellectual Property Gallery yang disosialisasikan di Kota Lubuklinggau.

Langkah Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) terus mendorong optimalisasi pengelolaan aset negara yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Inovasi REBANA (Revitalisasi Barang Milik Negara) ini merupakan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang digagas oleh Plt. Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sumsel, Bulan Mahardika Subekti. 

Gagasan strategis ini tidak hanya diperkenalkan sebagai konsep tata kelola, tetapi juga diintegrasikan ke dalam ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Kemenkum Sumsel dan sejumlah Dinas/OPD di daerah guna memperkuat ekosistem pelindungan dan pengembangan sentra kekayaan intelektual berbasis pemanfaatan aset yang produktif.


Kemenkum Sumsel sosialisasi inovasi REBANA atau Revitalisasi Barang Milik Negara di Kota Lubuklinggau.-Kemenkum Sumsel-

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Gelar Seleksi Masuk Poltekpin 2026 di Kantor BKN Palembang, Skor Tertinggi Peserta 493

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Harmonisasi Dua Raperbup Banyuasin, Ini Pesan Kakanwil Maju Amintas Siburian

Dalam keterangannya, Bulan Mahardika Subekti menjelaskan bahwa inovasi ini membuktikan bagaimana aset negara dapat bertransformasi menjadi pusat penggerak ekonomi kreatif di tengah masyarakat.

"Melalui inovasi REBANA, kami ingin membuktikan bagaimana pengelolaan Barang Milik Negara dapat dioptimalkan secara kreatif," kata Bulan Mahardika Subekti. 

Bulan Mahardika Subekti menambahkan, Alih fungsi aset pasif menjadi Creative Intellectual Property Gallery ini dirancang untuk menjadi wadah produktivitas yang bernilai ekonomis tinggi, sekaligus memberikan nilai publik yang nyata bagi masyarakat dan para pelaku kreatif di daerah.

Melalui sosialisasi ini, konsep transformasi aset negara diperkenalkan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat di Kota Lubuklinggau. 

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Tegaskan Komitmen Layanan Publik Lewat Forum Pengaduan PASTI ADA SOLUSI Episode ke-18

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel dan KPKNL Gelar Lelang Barang Milik Negara, Tertibkan Pengelolaan Aset Negara

Diharapkan, pemanfaatan ruang publik dan aset negara dapat dikelola dengan sudut pandang yang lebih inovatif, salah satunya dengan menghadirkan galeri kekayaan intelektual kreatif yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta mewadahi para pelaku usaha kreatif dan UMKM di daerah.

Sumber:

Berita Terkait