PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Meradang, Mediasi Gagal Total, BKOW Tetap merasa Benar

Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Meradang, Mediasi Gagal Total, BKOW Tetap merasa Benar

PersJajaran DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumatera Selatan foto bersama.--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID – Persoalan antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila Sumatera Selatan dengan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, kembali mencuat.

Rencana pertemuan antara jajaran Sikandi Pemuda Pancasila Sumsel dengan Ketua BKOW Sumsel, Hj Lydiawati Cik Ujang, yang diharapkan menjadi ruang klarifikasi, disebut belum menghasilkan jawaban yang diinginkan pihak DPW Srikandi Pemuda Pancasila.

Ketua DPW Sikandi Pemuda Pancasila Sumsel, Prof Dr (Law) Hj Sunnah NBU SH MH CPLA mengatakan, persoalan tersebut bermula dari surat permintaan klarifikasi yang telah dilayangkan pihaknya kepada BKOW Sumsel pada bulan April 2026, Somasi ke I Bulan Juni dan ke II Bulan Juli 2026. Namun, tidak ada respon atau tanggapan sebagaimana yang diharapkan.

Ia menjelaskan, Wakil Ketua I DPW Srikandi Leni Mardiana yang juga Pengurus BKOW diduga telah diftnah oleh Pengurus BKOW juga yang di sampaikan oleh Ketua BKOW Hj Lidya Cik Ujang melalui WA ke Ketua DPW Srikandi.

BACA JUGA:DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Lantik DPC Kota Palembang, Bisa Eksis Kembali

BACA JUGA:DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Beri Bantuan Korban Kebakaran di Batu Nilam Palembang

Makanya upaya komunikasi tetap dilakukan  Wakil Ketua I Sikandi Pemuda Pancasila Sumsel, Leni Mardiana, melalui Sekretaris BKOW Sumsel hingga akhirnya membuka jalan untuk pertemuan pada  24 September 2026 yang gagal dan tidak menemukan kesepakatan apapun.

Dikatakannya, permasalahan perubahan posisi pada kepengurusan hasil rapat formatur, yang diubah tanpa sepengetahuan salah satu anggota formatur bukan menjadi awal konflik antara BKOW dengan DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumatera Selatan. Alasan perubahan tersebut yang membuat ketersinggungan DPW Srikandi.

Persoalan tersebut, lanjutnya, bukan semata-mata mengenai posisi seseorang dalam kepengurusan. Ia menilai ada aspek harga diri organisasi yang perlu dijelaskan karena nama DPW Sikandi Pemuda Pancasila disebut ikut terseret dalam persoalan tersebut.

Ia menegaskan, pihaknya telah berupaya menyelesaikan persoalan melalui jalur komunikasi dan klarifikasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

BACA JUGA:Ikut Prihatin, DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Beri Bantuan Korban Kebakaran 1 Ulu Palembang

BACA JUGA:Pengurus DPC Srikandi Pemuda Pancasila Palembang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 9 Ilir

Namun, karena belum mendapatkan jawaban yang dianggap memadai, pihaknya menyatakan akan melanjutkan proses yang telah ditempuh. “Kami tetap akan melanjutkan proses hukum,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan sikap Dewan Pembina BKOW yang dinilai belum memberikan ruang mediasi, meskipun surat yang dilayangkan DPW Sikandi disebut telah ditembuskan kepada pihak terkait.

Sumber: