Dari Pesanan MBG hingga Persiapan Lebaran, Dapur Neka Genjot Produksi Bakery dan Jajanan Pasar
Dedi, pemilik Dapur Neka memperluas lini usaha dengan menghadirkan beragam produk bakery, jajanan pasar hingga kebutuhan katering.-henny/radarpalembang.id-
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID – Tidak hanya sekedar menyediakan makanan khas Sumatera Barat, Dapur Neka kini terus memperluas lini usaha dengan menghadirkan beragam produk bakery, jajanan pasar hingga kebutuhan katering.
Geliat produksi tersebut ikut terdorong meningkatnya permintaan, khususnya dari sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan berbagai jenis roti dan makanan pendamping dalam jumlah besar.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dapur Neka secara bertahap menambah peralatan bakery. Modalnya pun dikumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil usaha.
“Memang kemarin kami kumpulkan uang sedikit-sedikit untuk membeli alat-alat bakery. Karena permintaan dari dapur-dapur MBG lumayan banyak,” ujar Dedi, pemilik Dapur Neka, Jumat 25 September 2026.
BACA JUGA:Dapur Neka Tampil dengan Wajah Baru, Lebih Rancak
BACA JUGA:Makin Mantap, Dapur Neka Ada Sate Padang khas Pariaman, Sekarang Buka hingga Sore
Produk yang dibuat cukup beragam. Mulai dari roti burger, hot dog, roti manis, brownies hingga berbagai jajanan pasar.
Selain memasok kebutuhan MBG, produksi bakery tersebut juga berjalan beriringan dengan usaha katering yang selama ini ditekuni.
“Banyak varian yang sudah diproduksi di dapur ini. Memang kalau dilihat dari depan belum terlalu kelihatan karena sementara ini sistemnya lebih banyak by order,” katanya.
Pesanan MBG Bisa Capai Ratusan hingga Ribuan Produk
BACA JUGA:The Alts Hotel Palembang Hadirkan Social Galas Penuh Kehangatan Bagi Tamu Setia
BACA JUGA:Lima Puteri Sumsel Siap Bertarung di Ajang Nasional, Target Bawa Pulang Mahkota
Besarnya kebutuhan dari dapur MBG menjadi salah satu alasan Dapur Neka terus memperkuat kapasitas produksinya.
Dalam sekali pemesanan, satu dapur MBG dapat membutuhkan ratusan hingga ribuan produk, tergantung kebutuhan dan jumlah dapur yang dilayani.
Sumber:



