PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Kolaborasi Pertamina PHE Jambi Merang-KWT Embun Pagi, Singkong Kini Naik Kasta dan Menjelma jadi Makanan Mewah

Kolaborasi Pertamina PHE Jambi Merang-KWT Embun Pagi, Singkong Kini Naik Kasta dan Menjelma jadi Makanan Mewah

Rumah Produksi Singkong KWT Embun Pagi yang merupakan program pengembangan masyarakat Pertamina PHE Jambi Merang. -iriansyah/radarpalembang.id-

Oleh: Iriansyah B

RADARPALEMBANG.ID - Tepat pukul 07.00 WIB, saya bersama rekan- rekan media dari Sumsel dan Jambi bertolak dari Kota Jambi menuju Dusun Selaro, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. 

Butuh waktu sekitar satu jam lebih untuk tiba di desa tersebut. Aksesnya juga tidaklah mudah, karena harus melintasi jalan tanah  dan bergelombang. Beruntung saat ini, musim kemarau. Bisa dibayangkan saat musim hujan jalannya tentu menjadi sangat licin dan sulit dilalui. 

Di kiri kanan jalan hanya tampak semak-semak dan tanaman pohon sawit. Melihat kondisi itu, muncul di benak saya bahwa dusun yang kami tuju sangatlah terpencil. Apalagi tidak terlihat jaringan listrik sepanjang jalan yang kami lalui. 

Setelah sekitar 30 menit melalui jalan tanah berdebu, kami pun tiba. Tampak rumah-rumah sederhana yang jarak antar satu sama lainnya cukup berjauhan. Kondisi ini kian memperkuat dugaan saya sebelumnya. Kalau daerah ini masih sangat terpencil. 

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Kembali Salurkan Bantuan Logistik ke Satgas Karhutla BPBD Sumsel

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Warga Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Sosialisasi Parenting

Tapi semakin dalam kami masuk ke dusun tersebut, semakin pudar dugaan saya tentang kondisi dusun ini. Terlebih ketika mobil yang kami tumpangi berhenti tepat di depan sebuah bangunan permanen yang cukup menonjol bila dibandingkan dengan bangunan sekitarnya.

Halamannya bersih dan tertata rapi. Di bagian depan tampak tulisan “Rumah Produksi Singkong KWT Embun Pagi”.

”Ya, inilah rumah produksi singkong yang akan diresmikan,“ ujar salah seorang anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi bersemangat.

Menurutnya rumah produksi ini merupakan program pengembangan masyarakat Pertamina PHE Jambi Merang. 

BACA JUGA:Perkuat Hubungan Industrial, Pertamina dan Disnakertrans Sumsel Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Alih Daya

BACA JUGA:Sambut Kunjungan Spesifik Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Diceritakannya, KWT Embun Pagi sebenarnya sudah terbentuk sejak tahun 2021 atas inisiasi PPL Bayung Lencir.  Jumlah anggotanya cukup banyak sampai tiga puluhan. Saat itu, hanya focus pada budidaya sayur-sayuran. Karena kondisi tanah dan lingkungan yang kurang mendukung, hasilnya tidak begitu menggembirakan. 

Dampaknya, anggota KWT Embun Pagi mulai berkurang karena sebagian merasa apa yang dikerjakan tidak membuahkan hasil.  ‘Gagal’ menanam sayuran- sayuran, pihak PPL Bayung Lencir kemudian menyarankan untuk menanam singkong.

Sumber:

Berita Terkait