Bayangkan sejak diterapkan 2024 hingga 2026 inovasi SEGER tercatat berkontribusi terhadap pengurangan emisi sebesar 2211,61 Ton CO2- eq, serta menghasilkan nilai penghematan sekitar Rp 809 juta. Ini angka yang besar, dibandingkan nilai SEGER sendiri.
Selain mengurangi emisi, penerapan SEGER juga membuat frekuensi shutdown TOX yang biasanya tiga kali dalam setahun menjadi nihil. Kondisi ini juga dinilai mengurangi resiko gangguan operasi serta menjaga keandalan dan umur peralatan.
BACA JUGA:Resmi! Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Batalkan Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK
Menurut Aprianto didampingi Anastasia Dinda Environment Specialist dan Rudi Subur selaku Sr Supervisor Electrical Maintenance rencananya SEGER akan terus dikembangkan.
“Kemungkinan kita akan kembangkan agar SEGER bisa melakukan plush sendiri secara otomatis, mungkin kita pasang semacam timer yang menggerakan penyemprot dari dalam, tapi itu masih tahap rencana,” tegasnya.
Selain itu, ada penambahan sejenis kanopi dibagian atas SEGER, agar saat hujan air tidak jatuh dan menutupi lobang-lobang saringan atau filter pada SEGER.
Kehadiran SEGER menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pertamina PHE Jambi Merang secara khusus dan industri hulu secara luas.--
“Masih ada kendala sedikit, saat hujan lubang pada SEGER kerap tertutup air. Ini mempengaruhi jumlah udara yang masuk ke unit TOX. Oleh karena itu kita sedang usahakan penambahan semacam kanopi air hujan tidak mengenai SEGER ini,“ paparnya.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Tingkatkan Kolaborasi Bersama Kanwil Kemenkum Sumsel
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Gelar Grand Safety Talk Sukseskan Pit Stop Tahap II 2026
SEGER sendiri sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan, di antaranya Gold and Best Eco Innovator dalam Forum CIF Regional I tahun 2024. Terkait hak intelektual atas temuannya, Aprianto mengatakan bahwa SEGER juga di daftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan sudah mendapatan sertifikat paten.
“Sudah kita patenkan,“ tambah pria lulusan SMANSA Sekayu ini bangga.
Program “SEGER” sendiri merupakan salah satu wujud nyata komitmen PHE Jambi Merang dalam mendukung aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).
Inovasi ini lahir dari inisiatif internal perusahaan sendiri, hasil kajian dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasi yang sudah berjalan, menunjukkan bahwa budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) telah menjadi bagian dari cara kerja perusahaan sehari-hari.