Ketika identitas kependudukan, data kepesertaan JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional, dan informasi terkait layanan kesehatan dapat terhubung dengan baik, petugas di lapangan memiliki dasar data yang lebih akurat untuk menentukan tindak lanjut terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Gawat Darurat Tetap Ditanggung JKN, Ini Jalur Bertanya dan Pengaduan
Integrasi skrining TB ke dalam Program CKG juga menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia sekaligus langkah untuk memperkuat implementasi strategi eliminasi TB.
Melalui pendekatan terintegrasi, penemuan kasus TB tidak hanya diarahkan pada pemeriksaan, tetapi juga memastikan masyarakat yang teridentifikasi dapat terhubung dengan sistem pelayanan dan dukungan yang dibutuhkan.
Hal ini menjadi penting mengingat penanganan TB membutuhkan kesinambungan mulai dari penemuan kasus, diagnosis, pengobatan hingga pemantauan kepatuhan pasien menjalani terapi.
Kehadiran BPJS Kesehatan Cabang Palembang dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sisi pelayanan dari proses integrasi tersebut.
BACA JUGA:Meski Berstatus Nonaktif Peserta PBI-JK BPJS Kesehatan di Sumsel Tetap Dilayani Rumah Sakit
BACA JUGA:Kepesertaan PBI-JK BPJS Kesehatan Kamu Nonaktif? Ini Cara Mudah Reaktivasinya Kembali
Dengan dukungan koneksi data kepesertaan JKN, proses identifikasi peserta dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi bersama Dukcapil dan instansi terkait.
"Validasi data Peserta itu sangat penting, untuk itu kami selalu mengedukasi Peserta JKN untuk segera melapor jika terdapat perubahan data,"ungkap dia.
Terlebih sudah banyak kanal administrasi yang dapat diakses oleh masyarakat, seperti Whatsapp Pandawa di nomor 0811-8165-165, Aplikasi Mobile JKN,"kata ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Muhammad Fakhriza yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Syska Mayasari.
Loket BPJS Kesehatan juga ada di Mal Pelayanan Publik, lanjut dia, jadi ini tentunya dapat membantu Masyarakat dalam mengurus data administrasi
BACA JUGA:11 Juta PBI-JK Nonaktif, Menkeu: Negara Rugi, Purbaya Sarankan Ini ke BPJS Kesehatan
BACA JUGA:Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan Diskon 50 Persen hingga Maret 2027, Berlaku Buat Ojol
"Dengan integrasi CKG dan tracing TB yang didukung data lintas sektor, upaya menemukan kasus secara lebih dini diharapkan dapat semakin efektif sekaligus mempercepat masyarakat memperoleh penanganan,"ujar dia.