Wajib Tau, Beda Mobil Hybrid dengan PHEV, Mana yang Lebih Baik?

Rabu 08-07-2026,14:59 WIB
Reporter : Maulana Muhammad
Editor : Maulana Muhammad

RADARPALEMBANG.ID - Wajib kalian ketahui, meski sama-sama mengandung kata hybrid, namun faktanya mobil hybrid bebeda dengan mobil PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Tren kendaraan yang rendah emisi kian masif saat ini. Bahkan dukungan dari pihak Pemerintah terhadap ekosistem kendaraan yang bebas emisi seperti mobil listrik pun cukup besar.

Hanya saja, proses transisi tersebut membutuhkan tahapan. Untuk itu mobil hybrid menjadi salah satu solusi sebagai kendaraan yang rendah emisi.

Hal ini dikarenakan mobil hybrid menggunakan mesin bakar yang dikombinasikan dengan motor listrik. Lantas bagai mana dengan mobil PHEV mengingat kendaraan ini juga telah banyak di pasaran?

BACA JUGA:Taxi Listrik 'Green SM' Ekspansi ke Palembang, Masih Tahap Rekrutmen Pengemudi

BACA JUGA:Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Beli BBM Subsidi

Dikutip dari berbagai sumber, meski banyak persamaan antara mobil mobil hybrid dan PHEV, namun terdapat perbedaan antara kedua jenis kendaraan ini.

Pada mobil PHEV atau Plug-in Hybrid, memungkinkan baterai bisa diisi menggunakan wall charger selain diisi dengan kerja mesin bakar.

Sementara untuk mobil hybrid atau HEV baterainya hanya bisa diisi daya listrik dengan kerja mesin bakar. Sebab itulah kenapa kapasitas baterai pada mobil PHEV jauh lebih besar dari kapasitas baterai pada mobil hybrid.

Mana yang Lebih Baik Mobil Hybrid atau PHEV?

Pada mobil HEV, sistem hybrid dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengubah kebiasaan berkendara secara signifikan.

BACA JUGA:Mulai Rp 25 Ribu, Ini Cara Dapetin Tiket Presale GIIAS 2026

BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Gelar PCX Bikers Playland, Diramaikan Honda PCX Club Indonesia dan HPCI Chapter Palembang

Energi listrik pada baterai akan terisi secara otomatis melalui mesin bensin, serta sistem regenerative braking saat kendaraan melakukan pengereman. Kapasitas baterai HEV juga relatif kecil, biasanya sekitar 1-2 kWh.

Motor listrik pada HEV umumnya bekerja saat kendaraan melaju pelan atau berada di kondisi lalu lintas padat.

Sementara itu, mesin bensin akan mengambil alih ketika mobil membutuhkan tenaga lebih besar, misalnya saat melaju di jalan tol atau menanjak.

Kategori :