Jalan Nasional di Sumsel 100 Persen Bebas Lubang, Siap Dilalui Pemudik Lebaran 2026

Sabtu 14-03-2026,19:16 WIB
Reporter : Maulana Muhammad
Editor : Maulana Muhammad

RADARPALEMBANG.ID - Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional I Wilayah Sumatera Selatan Alfredo memastikan jalan nasional di wilayah Sumatera Selatan 100 Persen bebas lubang dan siap dilalui pemudik lebaran 2026.

"Per H-10 pekerjaan perbaikan jalan sudah selesai, zero pothole sudah 100 persen kita lakukan. Lubang-lubang sudah habis dan tuntas.

Tapi, tim tetap disiagakan mengantisipasi munculnya lubang-lubang baru karena beberapa daerah diprediksi masih ada hujan dan kendaraan berat yang melintas sehingga berpotensi memunculkan lubang baru," ujar Alfredo, Jumat, 12 Maret 2026.

Alfredo menjelaskan perbaikan jalan dilakukan secara intensif dalam beberapa waktu terakhir sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik-balik Lebaran. Tim di lapangan juga memantau dan memastikan kondisi jalan terjaga.

BACA JUGA:Waspada! Ada Puluhan Titik Rawan Macet di Sumsel Saat Arus Mudik Lebaran 2026, Ini Lokasinya

BACA JUGA:17 Maret 2026 Pemprov Sumsel Mulai Berangkatkan Program Mudik Gratis

Menurutnya, sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi jalur utama pemudik telah diperbaiki sehingga pengendara dapat melintas dengan lebih aman.

"Ruas jalan Palembang-Betung-Jambi dan Betung-Sekayu-Mangunjaya clear tidak ada lubang dan ditutup aspal. Tapi, mulai dari Mangunjaya-Muara Beliti lubang ditutup dengan agregat," katanya.

Kondisi jalan rusak di ruas Mangunjaya-Muara Beliti sempat heboh. Bahkan, sejumlah kendaraan mengalami insiden terbalik akibat lubang besar di beberapa titik.

"Insyaallah tak akan ada lagi kendaraan terbalik, mobil masuk lubang hingga macet. Jalan sudah flat dan aman untuk dilalui.

BACA JUGA:16-17 Maret Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Sumatera, Ini Persiapan Pemprov Sumsel

BACA JUGA:Cek, Ini Tiga Jalur Lintas Provinsi di Sumsel yang Jadi Perhatian Utama Mudik Lebaran

Tapi memang (karena agregat), belum nyaman maksimal karena masih pakai agregat dan rencananya diaspal Juni nanti. Mungkin 2027 nanti kita tuntaskan, karena penanganannya dalam 3 tahun (sejak 2025)," ungkapnya.

Menurutnya, bagian jalan penghubung dari Betung-Musi Rawas ini kerap terendam banjir akibat luapan sungai yang ada di sampingnya pada musim hujan.

Hla itu membuat kualitas jalan menurun dan rusak, belum lagi imbas kendaraan ODOL.

Kategori :