Sumsel Perkuat Program Keamanan Pangan, Bahas Langkah Strategis bersama BPOM Palembang

Selasa 10-03-2026,21:48 WIB
Reporter : Swandra Yadi
Editor : Swandra Yadi

SUMSEL, RADARPALEMBANG.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel H Edward Candra menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, dalam rangka penguatan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program keamanan pangan di wilayah Sumsel.

Pertemuan tersebut berlangsung di Palembang, Selasa 10 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan serta memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi antara BBPOM Palembang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, guna melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

BACA JUGA:Tol Kapal Betung Operasi Mudik Lebaran 2026, Ini Posisi Rest Area Terdekat

Sekda Sumsel Edward Candra menyambut baik audiensi tersebut, dan menyatakan dukungannya terhadap penguatan program keamanan pangan di daerah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan BBPOM Palembang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, serta pengawasan terhadap produk pangan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tentu mendukung penuh langkah-langkah pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan pangan. Kolaborasi ini penting agar masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Palembang Yani Ardiyanti menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam memperkuat pelaksanaan program keamanan pangan.

BACA JUGA:Puluhan Alumni Gontor di Sumsel Dirikan Lembaga Pendidikan, Gubernur Herman Deru: Saya Sangat Bangga

Dukungan tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui pembinaan terhadap pelaku usaha serta peningkatan pengawasan di berbagai sektor pangan.

Melalui kolaborasi tersebut diharapkan program keamanan pangan di Sumatera Selatan dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat semakin terlindungi dari risiko pangan yang tidak layak konsumsi.

Kategori :