DPR Minta Tunda, Eh 1.000 Unit Pikap India Malah Sudah Tiba, Dirut Agrinas: Sudah DP 30 Persen

Rabu 25-02-2026,12:01 WIB
Reporter : Maulana Muhammad
Editor : Maulana Muhammad

Joao menegaskan, pihaknya tetap mendukung penggunaan produk dalam negeri. Namun, kemampuan produksi nasional dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar.

Dalam proses kualifikasi dan negosiasi, Agrinas mengundang sejumlah produsen dalam negeri. Untuk segmen pikap, produsen yang terlibat antara lain Toyota Hilux, Isuzu, Mahindra, dan Mitsubishi Triton.

Sedangkan untuk truk roda enam diikuti Isuzu, Hino, dan Foton.

Hasil negosiasi menunjukkan produsen truk lokal hanya mampu menyediakan total 45.000 unit, dengan perincian Mitsubishi Fuso 20.600 unit, Foton Aumark 13.500 unit, Hino 10.000 unit, dan Isuzu Canter 900 unit.

Karena keterbatasan kapasitas tersebut, Agrinas akhirnya memutuskan melakukan pengadaan dari India.

“Jadi saya pikir pengadaan mobil dari India ini cukup fair. Kami sudah beri kesempatan kepada semua pihak dan ternyata memang produsen kita belum mampu,” katanya.

Joao juga menilai skema harga dari produsen dalam negeri kurang kompetitif meskipun pembelian dilakukan dalam jumlah besar.

"Saya pikir kalau bisa kita dapatkan yang lebih kuat dan lebih murah, kenapa kita harus beli yang lebih lemah dan lebih mahal?" ungkpanya.

"Tanpa sedikitpun saya ragu-ragu kalau seandainya saya harus nanti digugat atau nanti dipermasalahkan oleh pihak supplier, itu sudah tanggung jawab saya, dan saya ambil tanggung jawab itu," tambah dia.

 

Kategori :