Diskominfo Palembang Beri Bimbingan Belajar Gratis, Tingkatkan Kulaits SDM

Senin 02-02-2026,14:51 WIB
Reporter : Maulana Muhammad
Editor : Maulana Muhammad

RADARPALEMBANG.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), bakal menjalankan program bimbingan belajar gratis bagi siswa guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Opini dan Pelayanan Publik Diskominfo Palembang Erwi Saputra menjelaskan pihaknya mewujudkan rumah berjuta manfaat yakni bimbingan belajar gratis di rumah Aspirasi Wali Kota Palembang di Kambang Iwak.

"Kami menggandeng PGRI Palembang dalam memberikan layanan ini untuk siswa kelas 6 SD. Akan mulai operasi pada 10 Februari 2026," kata Erwi, Jumat 30 Januari 2026.

Ia menjelaskan program ini menjadi bagian dari inisiatif Rumah Belajar Wong Kito, yang digagas untuk mendukung peningkatan kualitas SDM sejak usia dini.

BACA JUGA:Sekda Palembang Tegaskan Tak Ada Ruang bagi ASN Pemalas dan Pelayanan Lambat

BACA JUGA:Picu Kemacetan, Parkir Liar di Jalan Dr. Muhammad Ali Samping RSMH Bakal Disterilkan

“Fokus awal ditujukan bagi warga di Kelurahan Talang Semut dan sekitarnya, dengan harapan dapat menjadi model pembelajaran yang kelak diperluas ke wilayah lain di Palembang,” katanya.

Mengikuti instruksi Wali Kota Palembang Ratu Dewa, kata dia, esensi dari program ini adalah pelayanan langsung kepada masyarakat.

Dinas Kominfo Palembang memastikan seluruh fasilitas penunjang telah tersedia, mulai dari papan tulis, meja belajar, hingga penggandaan modul bagi siswa.

“Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan dua kali pertemuan dalam seminggu, dengan metode pembelajaran interaktif yang menekankan pada pemahaman konsep dasar dan latihan soal,” ungkapnya.

BACA JUGA:Wali Kota Palembang Tegaskan Masyarakat Jangan Dipimpong Saat Berurusan di Rumah Aspirasi

BACA JUGA:Pokja 2 PKK Kelurahan Pahlawan Berikan Motivasi Keterampilan, Dorong Peningkatan Ekonomi Keluarga

Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Terkait kepesertaan, saat ini tercatat 15 siswa dari target awal 30 kuota telah mendaftar.

Program bimbingan belajar gratis ini, lanjut dia, diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang lebih cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kategori :