Usaha Camilan Berbasis Resep Keluarga Ini Berhasil Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI

Selasa 20-01-2026,16:19 WIB
Reporter : Swandra Yadi
Editor : Swandra Yadi

JAKARTA, RADARPALEMBANG.ID - NM Kitchen merupakan usaha makanan ringan berlokasi di Jakarta Selatan yang dirintis sejak tahun 2006. Produk yang dipasarkan mencakup nastar, kastengel, cheesecake, brownies, donat, puding, serta berbagai jenis camilan lainnya.

Sejak awal berdiri, NM Kitchen mengandalkan resep keluarga dan menjaga kualitas produk melalui standar produksi yang diterapkan secara konsisten.

Pemilik NM Kitchen Natalia Mutiara mengatakan bahwa pada 2020 ia mengambil peran penuh melanjutkan usaha dan menyesuaikan pendekatan penjualan mengikuti perubahan kondisi ekonomi serta kebutuhan pasar.

“Awalnya usaha ini dimulai dari usaha milik ibu saya pada tahun 2006. Saat itu, saya membantu dengan menawarkan kue buatan ibu ke teman-teman kerja. Kemudian, saat pandemi Covid-19 di tahun 2020, saya mulai melanjutkan usaha ini sepenuhnya. Karena kondisi yang mengharuskan semua orang di rumah dan kebutuhan ekonomi yang mendesak, saya memutuskan untuk berjualan sendiri,” ujar Natalia.

BACA JUGA:Dekatkan Akses Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Tumpuan Warga di Papua Pegunungan

Dalam pengembangan usahanya, Natalia memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang disediakan BRI melalui platform LinkUMKM. LinkUMKM merupakan platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan.

Platform ini memperkuat kapasitas UMKM dengan strategi berbasis data dan teknologi, termasuk fitur Self Assessment Naik Kelas untuk memetakan posisi usaha dan mengarahkan rekomendasi pelatihan yang relevan.

Selain penguatan kapasitas, LinkUMKM menyediakan akses pendampingan dan perluasan pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, serta kanal Media. Didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta terhubung dengan jaringan Rumah BUMN, LinkUMKM mendorong pengembangan UMKM secara menyeluruh. Melalui ekosistem tersebut, pelaku usaha memperoleh rujukan pembelajaran yang dapat diterapkan pada kebutuhan usaha sehari-hari.

Natalia pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta. Dari kegiatan tersebut, ia mulai memanfaatkan modul pembelajaran, khususnya terkait manajemen pemasaran, untuk diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari. 

BACA JUGA:Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta. Saat itu, ada sesi sosialisasi tentang platform LinkUMKM yang membantu pelaku usaha untuk belajar dan mengembangkan bisnis. Dari sana saya mulai tertarik untuk bergabung dan saya lebih menyempatkan diri untuk membaca modul-modul pembelajaran di LinkUMKM,” ungkap Natalia.

Penjualan NM Kitchen dijalankan secara online melalui WhatsApp dan Instagram untuk menerima pesanan dan berkomunikasi langsung dengan pelanggan. Dari sisi produksi, NM Kitchen menggunakan bahan yang fresh dan proses pembuatan dilakukan sendiri untuk menjaga konsistensi rasa. Standar produksi diterapkan pada setiap pesanan agar kualitas produk tetap terjaga dan layanan berjalan konsisten.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa LinkUMKM menjadi bagian dari pendekatan BRI dalam memperkuat kompetensi usaha dan memperluas akses pengembangan UMKM. 

“LinkUMKM dirancang untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha melalui pembelajaran yang aplikatif, pendampingan, dan akses pengembangan pasar. NM Kitchen menjadi bukti bahwa ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang tepat dapat mempercepat penguatan kapasitas usaha hingga naik kelas. BRI akan terus memperkuat UMKM agar semakin tangguh, inklusif, dan siap naik kelas sebagai penggerak ekonomi nasional,” pungkas Akhmad. (adv)

 

Kategori :