Ujang menegaskan, karyawan yang di PHK tersebut mendapatkan hak haknya sesuai dengan aturan UU Ketenagakerjaan. "Alhamdulillah, sampai saat ini semua menerima,” ungkapnya lagi.
BACA JUGA:LAPOR PAK! Belakang Pasar Cinde Banyak Lubang
Untuk kondisi BRT Transmusi sendiri, sambung Ujang, sejak tidak operasional itu diparkir di Terminal Alang Alang Lebar.
“Ada sekitar 100 bus yang diparkirkan, 65 unit bus dipakai oleh anak perusahaan PT TMPJ. Memang ada yang rusak, tapi sejauh ini kondisi bus nya masih baik,” paparnya.
Untuk SP2J saat ini, sambung Ujang, fokus dengan bidang kerja yang diharapkan bisa mendapatkan laba. “Kita fokus dengan bidang kerja jaringan gas atau jargas dan PLPJ, pembangkit listrik,” katanya.
Sedangkan untuk bidang kerja pariwisata dan Rusunawa, lanjut Ujang, itu sudah diserahkan kembali ke Dinas Perhubungan Palembang dan Dinas Perkimtan Palembang.
"Kalau untuk pariwisata SP2J waktu itu mengelola Kapal Wisata Putri Kembang Dadar. Tapi, sekarang sudah kita serahkan ke Dishub, karena untuk berjalannya kapal ini lebih banyak ke Dishub,” pungkasnya.(*)