Pempek Saga Sudi Mampir Pertahankan Cara Panggang Tradisional

Minggu 27-03-2022,16:37 WIB

RADAR PALEMBANG Pempek tunu atau pempek panggang merupakan makanan khas Palembang yang cukup populer Penganan ini diolah dengan bahan dasar ikan atau tanpa ikan ditambah tepung sagu lalu dipanggang dengan menggunakan bara api atau alat pemanggang modern Pempek Saga Sudi Mampir tempat legendaris yang memiliki tiga cabang di Jalan Kapten Cek Syeh Jalan Merdeka dan Jalan Demang Lebar Daun Palembang menjual pempek tunu yang dipanggang dengan cara tradisional menggunakan bara api Teknik panggang seperti ini membuat pempek tunu di tempat ini memiliki cita rasa yang lebih lezat dan juga wangi Istimewanya di Saga ini semua pasti tahu karena Saga ini masih ciri khas tradisionalnya tidak pernah hilang Kalau pakai kompor gas kan bisa dikecilin kalau kepanasan beda dengan arang kita harus menstabilkan cara manggangnya ngikutin baranya si arang tutur Nyayu Fitri anak dari pemilik Pempek Saga Sudi Mampir beberapa waktu lalu Menggunakan ikan gabus sebagai bahan dasar pempek dengan perbandingan jumlah ikan lebih banyak dari tepung membuat tekstur pempek yang dibanderol dengan harga Rp 6 000 per satuan ini terasa lembut di mulut Selain itu untuk pemilihan ikan sendiri benar benar sangat terjaga kualitasnya Selain pempek tunu tempat dengan jam operasional mulai pukul 9 00 21 00 WIB ini juga memakai teknik panggang yang sama untuk pempek lenggang Pempek yang terbuat dari adonan mentah pempek tunu dicampur dengan telur bebek lalu dimasukkan ke dalam wadah yang sudah dibentuk dari daun pisang baru dipanggang Alhasil menu yang dijual dengan harga Rp 25 000 ini juga menjadi favorit pengunjung yang datang Dulu sempat tahun 2000 an berapa saat pertama kali ada panggangan kompor muncul tuh Bapak sama Ibu sempat pro kontra Ibu kan pengen ganti dengan kompor biar lebih fleksibel tinggal cetak cetek kalau arang kan mesti dijadikan bara dulu kalau sudah stabil baru bisa manggang Tapi Bapak bilang jangan sampai pakai kompor udah pakai aja arang Itu amanah Bapak tandasnya hen

Tags :
Kategori :

Terkait