Darurat Asap, FORKOMPATI Minta Bupati Bentuk Tim Satgas dan Pendirian Posko
Forum Komunikasi Pantai TImur (FORKOMPATI) menuntut Bupati OKI untuk segara mengambil langkah kongkrit terkait penanggulangan karhutla--
RADARPALEMBANG.ID - kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di pantai timur Kabupaten OKI sudah sangat menghawatirkan warga OKI.
Forum Komunikasi Pantai TImur (FORKOMPATI) menuntut Bupati OKI untuk segara mengambil langkah kongkrit sehingga karhutla dapat ditanggulangi.
'Kami minta segara mengambil langkah kongkrit karena kita sudah darurat asap,"kata Ketua FORKOMPATI, Malwadi kepada awak media, Senin 5 Oktober 2026.
Dikatakan Malwadi langkah kongkrit tersebut seperti membentuk tim satgas dan posko di wilayah yang rawan terjadinya karhutla, dan terpenting pengobatan gratis masker gratis untuk masyarakat terdampak.
BACA JUGA:Karhutla Sumsel Berulang, IALI Desak Pencegahan Tak Sekadar Pemadaman
BACA JUGA:Menara Api 32 Meter Pantau Karhutla 24 Jam di Musi Banyuasin
"Ini sebagai upaya dalam kita untuk menanggulangi karhutla yang sudah sangat menghawatirkan, ini sudah masuk darurat asap,"ungkap nya.
"Dulu kebakaran terjadi di tahun 2016 penanganan nya ada water bombing bantuan dari luar negeri dan lain lain, sekarang kenapa tidak ada sama sekali, ada apa?," lanjut Malwadi.
Pihaknya akan melakukan aksi demontrasi di kantor bupati jika karhutla ini tidak bisa ditanggulangi, karena ini menyakut kesehatan dan keselamatan warga OKI khususnya warga pantai timur.
Kebakaran sudah sangat meresahkan karena sebagian besar terjadi di Kecamatan Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, Sungai Menang, cengal dan lainnya.
BACA JUGA:Sepanjang Karhutla 2026 Polda Sumsel Tetapkan 39 Tersangka, 16 dari Korporasi
Pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum (aph) untuk menindak perusahaan yang lalai sehingga terjadi kebakaran di area perusahaanya masing-masing.
"Kalau benar terbukti lalai silahkan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku dan bila perlu dicabut izinnya, dan proses hukum,"tegasnya.
Sumber:



