PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Kadishub Palembang Gercep Respons Laporan Warga Soal Lampu Jalan Banyak Padam

Kadishub Palembang Gercep Respons Laporan Warga Soal Lampu Jalan Banyak Padam

Pengerjaan lampu jalan yang sudah lama padam oleh petugas Dishub Kota Palembang di wilayah RT 19 Kelurahan Pahlawan, belakang Taman Makam Pahlawan, baru-baru [email protected]

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palembang, Sariyansyah Ismail gerak cepat (gercep) merespons laporan warga soal lampu jalan banyak yang padam selama ini.

Tim petugas dari dishub diterjunkan ke lapangan, salah satunya saat menindaklanjuti laporan dari warga yang berdomisili di wilayah RT 19  Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning.

Beberapa titik yang dilaporkan sudah lama padam, sekarang sudah kembali hidup dan terang, mulai masuk ke arah belakang Taman Makam Pahlawan, Jalan Letnan Simanjuntak. 

"Terima kasih pada kadis yang telah merespons cepat laporan dari kami. Ada 5 titik yang padam sudah berbulan-bulan di tempat kami pak, sekarang sudah menyala. Alhamdulillah ini sudah terang,"ujar Lamazi, salah satu warga. 

BACA JUGA:Pemkot Palembang Dorong Percepatan Sensus Ekonomi 2026, Ratu Dewa: Sinergi Gairahkan Aktivitas Ekonomi

BACA JUGA:Kabut Asap Pekat, Palembang Terapkan Sekolah Daring untuk PAUD-SMP, Distribusi MBG Tetap Jalan

Kadishub Kota Palembang, Sariyansyah menyebut aksi pencurian perangkat penerangan jalan umum (PJU) menjadi penyebab utama banyaknya lampu jalan yang mati di Palembang.

Kerusakan PJU sebagian besar bukan murni karena faktor teknis, melainkan pencurian komponen.

Dishub Kota Palembang mencatat sedikitnya 35 titik PJU di jalan-jalan utama mati akibat maraknya pencurian perangkat dan kabel oleh oknum tak bertanggung jawab

Lokasi paling rawan berada di ruas jalan besar yang sepi dan membentang panjang. Sariyansyah pun mengimbau peran aktif masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik di lingkungan masing-masing

BACA JUGA:Perkuat Hubungan Industrial, Pertamina dan Disnakertrans Sumsel Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Alih Daya

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru dan Walikoto Ratu Dewa Tinjau Langsung Daerah Kerawanan Tinggi Karhutla di Palembang

Ia menjelaskan, optimalisasi pengawasan fasilitas umum di 18 kecamatan saat ini terkendala keterbatasan personel dan armada. Kondisi ini diperparah oleh maraknya pencurian perangkat yang dilakukan secara sistematis.

"Idealnya untuk 18 kecamatan kita butuh sembilan tim, dibagikan per dua kecamatan. Sekarang yang aktif baru empat tim dengan delapan personel, dan operasionalnya hanya malam hari.

Sumber:

Berita Terkait