PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

USS Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumsel Jadi Penyelenggara Pendidikan SDM Sawit

USS Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumsel Jadi Penyelenggara Pendidikan SDM Sawit

‎KERJA SAMA: Wakil Rektor II USS, Rabin Ibnu Zainal MSc PhD menunjukkan bukti penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrahman.--

BPDP Resmi Tunjuk Universitas Sumatera Selatan

‎JAKARTA, RADARPALEMBANG.ID - Universitas Sumatera Selatan (USS) resmi menjadi satu-satunya Lembaga Penyelenggara Pendidikan SDM Perkebunan di Sumatera Selatan tahun 2026.

Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara USS dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), di Jakarta, Selasa 1 September 2026.

‎‎Rektor USS Yudha Pratomo Mahyuddin, MSc PhD, diwakili Wakil Rektor II Rabin Ibnu Zainal MSc PhD,engatakan menandatangani perjanjian kerja sama itu bersama Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrahman, beserta sejumlah instansi yang lolos sebagai lembaga penyelenggara dari seluruh Indonesia. 

‎‎"Alhamdulillah, kita bersyukur karena USS resmi lolos dan ditunjuk sebagai lembaga penyelenggara pendidikan SDM Perkebunan tahun 2026. Kita telah resmi melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan BPDP," ujar Rabin, didampingi Dekan Fakultas Pertanian USS, Dr Elmeizy Arafah MS.

BACA JUGA:HIMSI FASILKOM UNSRI Kembali Gelar SI FEST 2026, Hadirkan Kompetisi Digital Hingga Seminar IT Nasional

BACA JUGA:Aksi Nyata, Dosen Polsri Dampingi Warga Kenten Sulap Sampah Organik Jadi Pupuk Cair

‎Rasa syukur tersebut, lanjut Rabin, karena USS satu-satunya perguruan tinggi yang lolos dalam pengusulan program pemerintah tersebut.

"USS menjadi satu-satunya (di Sumatera Selatan) menjadi lembaga yang ditunjuk BPDP untuk penyelenggaraan Beasiswa Sawit. Kepercayaan ini melalui seleksi ketat dan tidak mudah, bahkan banyak perguruan tinggi negeri dan swasta yang tidak lolos," kata Rabin.

‎‎Selanjutnya, USS berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya pada sektor perkebunan sawit di Indonesia.

"Kerja sama strategis ini dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan perkebunan, khususnya mencetak SDM yang kompeten, profesional, dan berdaya saing," ujar Rabin semringah.

 

 

Sumber: