PEMPROV HUT SUMSEL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Pengurus NU Sumsel Sampaikan Harapan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Pengurus NU Sumsel Sampaikan Harapan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Silaturahim calon Ketua Umum PBNU, KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, bersama jajaran PWNU dan PCNU se-Sumsel.--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Silaturahim calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, bersama jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Sumatera Selatan, menjadi ruang dialog mengenai arah kepemimpinan Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua.

Dalam forum tersebut, para pengurus menyampaikan berbagai harapan agar PBNU ke depan semakin dekat dengan ranting, memperkuat kemandirian jamaah, serta menjaga marwah pesantren.

Dalam sambutannya, Sekretaris Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan, H Ir Ahmad Syarifudin Zuber menyampaikan, tujuh PCNU di Sumatera Selatan baru saja menyelesaikan Konferensi Cabang (Konfercab) dan telah siap mengikuti Muktamar Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan penting bagi para pengurus cabang untuk menyampaikan aspirasi mengenai arah kepemimpinan PBNU lima tahun mendatang.

BACA JUGA:Wagub Sumsel Cik Ujang Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama di Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib

BACA JUGA:Hadiri Pengajian Ramadan di PALI, Herman Deru Tekankan Kebersamaan Ulama, Umara, dan Umat

Pada kesempatan itu, Gus Rozin memaparkan pandangannya mengenai tantangan NU memasuki abad kedua.

Menurut Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah tersebut, setiap periode kepemimpinan selalu dihadapkan pada tantangan untuk menjaga ukhuwah Nahdliyin di tengah dinamika organisasi yang semakin kompleks.

Karena itu, kebijaksanaan dalam berorganisasi menjadi modal utama untuk menjaga persatuan.

"Terkadang kita perlu mundur satu atau dua langkah demi menjaga ukhuwah dan memperkuat persatuan organisasi. Yang paling penting adalah NU tetap utuh dan mampu terus berkhidmah kepada umat," ujar Gus Rozin.

BACA JUGA:Khitanan Gratis di Gebyar Maulid Nabi Muhammad, Bukti Kepedulian PWNU Sumsel dan HIPMI Syariah Sumsel

BACA JUGA:Mengapa Sahur saat Ramadhan Dipentingkan? Berikut Penjelasan Ulama, Simak di Sini!

Menurut Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, Pati, itu, persatuan organisasi merupakan fondasi agar NU dapat menjalankan perannya sebagai masyarakat sipil keagamaan.

Dari ukhuwah yang kokoh, NU mampu membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat secara independen.

Sumber:

Berita Terkait