Transformasi Teknologi BSI Tuntas, Bisnis Digital Siap Melaju Lebih Cepat
(kiri-kanan). Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (dua dari kiri) didampingi Direktur Information Technology (IT) Muharto Hadi Suprapto (tiga dari kiri), SEVP IT Development & Operations Saut Parulian Saragih (paling kiri) dan SEVP Digital Banking M. Mis-Bank Syariah Indonesia -
JAKARTA, RADARPALEMBANG.ID – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sukses menuntaskan transformasi sistem Information Technology (IT) sebagai fondasi percepatan bisnis dan penguatan layanan digital.
Transformasi ini merupakan bagian dari agenda strategis PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) selama satu tahun terakhir yang dijalankan dengan dukungan dan supervisi aktif Danantara, sehingga perseroan siap memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan transformasi teknologi menjadi kebutuhan strategis seiring pesatnya digitalisasi industri keuangan dan pertumbuhan bisnis BSI.
Dia mengungkap BSI memiliki potensi tumbuh sangat besar.
BACA JUGA:BSI Region III Palembang Siap Implementasi Digitalisasi Bisnis
BACA JUGA:BSI Apresiasi Penempatan SAL, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat
"Sekarang BSI berdampingan dengan bank besar karena sudah masuk 5 besar bank di Indonesia. Ekspektasi nasabah adalah layanan, sistem harus sama dengan bank besar,"jelas dia.
Untuk itu, sambung dia, kami berupaya menyediakan layanan setara sesuai ekspektasi nasabah.
Transformasi ini juga akan menjadi langkah BSI mencapai visi menjadi Top 5 Global Islamic bank serta aspirasi memiliki nasabah 40 juta tahun 2030.
Selama proses transformasi, Danantara berperan aktif memberikan arahan strategis, supervisi, serta memastikan implementasi transformasi berjalan sesuai prinsip tata kelola dan manajemen risiko.
BACA JUGA:Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir
BACA JUGA:BSI Matangkan Operasional Kantor Cabang Luar Negeri untuk Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah Indonesia
Semua persiapan dilakukan sangat matang. Lebih lanjut Anggoro mengungkap dalam satu tahun terakhir, BSI mencatat pertumbuhan signifikan dari dual licence yakni bank syariah dan bank emas.
"Bank emas menjadi engine baru kami menggaet segmen yang selama ini belum dapat kami jangkau,"ungkap dia.
Sumber:



