Herman Deru Turunkan Inspektorat, Selidiki Persoalan SPMB SMA
Gubernur Herman Deru menurunkan tim inspektorat guna menyelidiki persoalan dugaan kecurangan hingga ratusan siswa terancam tak masuk daftar dapodik SPMB SMA--
RADARPALEMBANG.ID - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menurunkan tim inspektorat guna menyelidiki persoalan dugaan kecurangan hingga ratusan siswa terancam tak masuk daftar dapodik (data pokok pendidikan) pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat SMA.
Setidaknya ada tiga sekolah di dua daerah di Sumsel yang menjadi perhatian. Inspektorat telah diminta mengecek di bawah koordinasi Sekda Sumsel.
"Saya sudah dengar permasalahan SPMB SMA, ada dua sekolah di Palembang dan satu di Lubuklinggau. Saya masih menunggu laporan dari inspektorat seperti apa.
Saya juga sudah mengutus Sekda Sumsel untuk menindaklanjutinya," ujar Deru, Senin,. 29 Juni 2026.
BACA JUGA:Pengumuman SPMB Sumsel 2026 Gelombang 2 Belum Keluar, Calon Siswa Menunggu Penuh Harap dan Cemas
Menurutnya, proses pemeriksaan akan dilakukan secara objektif terhadap sekolah yang diduga melakukan pungli berdasarkan laporan dari masyarakat tersebut.
"Mudah-mudahan hasilnya objektif. Informasi dari masyarakat silakan disampaikan dengan benar, dengan data yang benar, nanti akan kita respons. Saat ini, tim Inspektorat sedang turun," katanya.
Dia juga memastikan akan memberikan sanksi jika terjadi pelanggaran. Termasuk terhadap kepala sekolah yang melakukan pelanggaran.
"Kalau memang ada pelanggaran dan pelakunya ASN, tentu ada sanksinya. Kepala sekolah yang melanggar juga akan ada sanksi, baik statusnya sebagai ASN maupun dalam jabatannya," jelasnya.
BACA JUGA:Progress Pendaftaran SPMB 2026 Kota Palembang, Jalur Domisili SMP Over Kuota Hingga 120,94 %
BACA JUGA:Jalur Domisili SMA Negeri Bersaing Ketat Perangkingan Nilai Rapor di SPMB Sumsel 2026
"Jangan khawatir, kita sama-sama menunggu hasilnya dan nanti akan kita paparkan secara objektif. Mudah-mudahan laporan masyarakat itu juga benar, termasuk laporan dari Ombudsman Sumsel," sambungnya
Deru juga meminta Ombudsman untuk mengecek persoalan SPMB d Lubuklinggau.
Sumber:



