Rupiah Kian Melemah, Tembus Diatas Rp 17.700 per Dolar AS, Ini Dampaknya Bagi Masyarakat
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kian melemah, tercatat pada hari ini Selasa 19 Mei 2026 tembus diatas Rp 17.700 per Dolar AS.--
RADARPALEMBANG.ID - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kian melemah, tercatat pada hari ini Selasa 19 Mei 2026 tembus diatas Rp 17.700 per Dolar AS.
Dari data interbank global di laman Bloomberg, indeks dolar AS terhadap rupiah hari ini, Selasa, 19 Mei 2026 pukul 09.55 WIB berada di posisi Rp 17.718,00.
Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 50,00 poin atau mengalami penguatan sebesar 0,28 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di angka 17.668,53. Itu artinya, rupiah kembali melemah.
Jika melihat kekuatan dolar AS terhadap mata uang di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) lainnya, keperkasaan mata uang Negeri Paman Sam ini juga menekan nilai tukar regional.
BACA JUGA:Rupiah 'Nyungsep' ke Level Rp 17.500 per Dolar AS, Kreator YuoTube Senang atau Sedih?
Sebagai perbandingan, ini konversi dolar AS ke ringgit Malaysia dan baht Thailand:
- Konversi USD ke Ringgit Malaysia (MYR): 1 Dolar AS saat ini setara dengan 3,97 Ringgit Malaysia.
- Konversi USD ke Baht Thailand (THB): 1 Dolar AS saat ini setara dengan 32,62 Baht Thailand.
Bagai mana dengan Rupiah?
USD (Dolar Amerika Serikat): Kurs Jual Rp 17.754,33 | Kurs Beli Rp 17.577,67
Dampak Melemahnya Rupaih Bagi Masyarakat
Terkait nilai tukar Rupiah yang terus melamah terhadap Dolar AS, belakangan kita dibuat heboh dengan Presiden Prabowo yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar.
BACA JUGA:Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG
BACA JUGA:Dukung Kebutuhan Finansial PPPK, Pembiayaan KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan
Lantas benarkah penyataan yang di lontarkan oleh Presiden Prabowo tersebut?
Dilansir laman Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri Jakarta, serta sumber lain faktanya kenaian kurs Dolar AS sangat berdampak pada kehidupan masyarakat di Indonesia.
Sumber:



