BANNER PEMPROV MARET-APRL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Menko Zulhas Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi di Sumsel Aman

Menko Zulhas Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi di Sumsel Aman

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah Sumsel dalam keadaan aman dan lancar--

RADARPALEMBANG.ID -  Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah Sumsel dalam keadaan aman dan lancar.

Menko Zulhas menyempatkan melakukan tanya jawab kepada para petani terkait ketersediaan pupuk bersubsidi dan harga gabah padi saat menghadiri acara Rembuk Tani di Grand Ballroom PT Pusri Palembang, Jumat, 1 Mei 2026.

Dia menjelaskan ketersediaan pupuk bersubsidi khususnya di wilayah Sumsel dalam keadaan aman dan lancar. Saat ini juga harga pupuk bersubsidi dipangkas 20 persen atau diskon 20 persen.

"Untuk pupuk alhamdulillah stok lebih dari cukup, bahkan Pusri ekspor ke Australia," katanya saat acara Rembuk Tani di Palembang, Jumat, 1 Mei 2026.

BACA JUGA:Perkuat Ketahanan Pangan, PT Pusri Palembang Jamin Ketersediaan Pupuk di Sumatera Barat

BACA JUGA:Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Nasional Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun detikSumbagsel, alokasi pupuk bersubsidi di wilayah Sumsel pada tahun 2026 sebanyak 315 ribu ton dan telah terealisasi sebanyak 129 ribu ton per 30 April 2026.

Sementara alokasi pupuk subsidi di Indonesia tahun 2026 sebanyak 9,84 juta ton.

Selain itu, untuk saat ini stok pupuk nasional berada di angka 1,1 juta ton. Sementara untuk stok di Sumsel per Kamis, 30 April 2026 sebanyak 8.100 ton.

"Karena pupuk aturannya kita potong banyak yang mau kita pangkas, masa pupuk menjadi lancar. Dulu pupuk 6 juta satu tahun sekarang bisa terserap 9 juta.

BACA JUGA:Kolaborasi Strategis BUMN, Semen Baturaja dan Pupuk Indonesia Niaga Sepakati Kerja Sama White Clay

BACA JUGA:Pusri Dukung Penuh Kebijakan Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi, Berikut Daftar Lengkap Harga Terbarunya

Dulu pupuk datang setelah panen, sekarang pupuk datang sebelum tanam, dampaknya produksi petani kita naik 8 persen dari peningkatan pupuk saja," ujarnya.

Zulhas juga menyampaikan saat ini Indonesia tidak lagi mengimpor beras dari Vietnam mau Thailand. Sebagai besar produksi beras di Indonesia dihasilkan dari wilayah Sumsel.

Sumber:

Berita Terkait