BANNER PEMPROV MARET-APRL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Wali Kota Palembang Ajak Refleksikan Peran Ibu di Peringatan Hari Kartini 2026

Wali Kota Palembang Ajak Refleksikan Peran Ibu di Peringatan Hari Kartini 2026

Semarak peringatan Hari Kartini 2026 yang digelar di salah satu SMPN di Kota Palembang, pada 21 April 2026.--dokumen#radarpalembang.id

PALEMBANG, RADAR PALEMBANG.ID - Warga Kota Palembang, Sumatra Selatan diajak merefleksikan sosok seorang ibu dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan Kartini merupakan seorang perempuan, sosok ibu yang sangat luar biasa menginspirasi.

"Selamat Hari Kartini, kita jadikan momen dalam memaknainya, untuk meningkatkan kecintaan terhadap seorang ibu," katanya, Selasa, 21 April 2026.

Menurutnya, doa seorang ibu sangat berperan bagi seseorang dalam mencapai kesuksesan.

BACA JUGA:Sekda Palembang Pimpin Pelepasan Jemaah Haji PGRI, Doakan Jadi Haji Mabrur

BACA JUGA:Jemaah Haji Indonesia 1447 H/2026 M Wajib Tahu Sebaran Hotel di Makkah dan Jaraknya ke Masjidil Haram

Ia menjelaskan perjuangan RA Kartini pada masa lampau bukan sekadar tentang kesetaraan gender, melainkan tentang bagaimana seorang perempuan mampu menjadi pilar pendidikan karakter di dalam keluarga.

Dewa menambahkan, ketangguhan seorang ibu dalam mendidik anak-anaknya adalah kunci utama lahirnya generasi emas yang akan memajukan Kota Palembang di masa depan.

Ia juga mengingatkan 21.226 pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk meningkatkan kedisiplinan pelayanan dalam melayani masyarakat.

BACA JUGA:PPIH Embarkasi Palembang Siap Kawal Keberangkatan Jemaah Haji di Sumsel, Kloter 1 Asal OKUT Terbang 22 April

BACA JUGA:Sukses Launching CFN Atmo Palembang, Ratu Dewa Harap Dapat Bangkitkan 188 Ribu UMKM

Sementara itu, semarak Hari Kartini di Kota Palembang mulai dari sekolah hingga taman kanak-kanak, memperingatinya dengan memakai seragam kebaya dan batik khas Tanah Air.

"Hari ini kami memakai kebaya dalam momen menyemarakkan Hari Kartini 2026," kata Riska, 26, seorang guru TK di Palembang.

Hal senada dikatakan Dela Nika, 26, seorang guru TK lainnya. Mengenakan kebaya sudah menjadi tradisi setiap tahun untuk menyemarakkan Hari Kartini.

Sumber:

Berita Terkait