Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Palembang, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional
Regional CEO Bank Mandiri Region II/Sumatera 2 Ade Arief Mochtar saat mengikuti donor darah di Ballroom Sriwijaya Gedung Menara Mandiri Palembang lantai 12, Kamis 16 April 2026.-Salamun Sajati / radarpalembang.id.disway-
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Bank Mandiri kembali menggelar kegiatan donor darah di Palembang melalui program Mandiri Donor Darah bertema Berbagi Kebaikan untuk Sesama.
Mandiri Donor Darah bertema Berbagi Kebaikan untuk Sesama dilaksanakan di lebih dari 10 kota dan kabupaten.
Kegiatan donor darah yang diinisiasi Bank Mandiri kali ini melibatkan partisipasi 2.800 pendonor secara nasional.
Aksi sosial donor darah Bank Mandiri ini menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan donor darah di Palembang.
BACA JUGA:Belanja Makin Mudah, Bank Mandiri Hadirkan Promo Spesial Brasserie Bakery & Resto via Livin Sukha
Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri mengambil langkah proaktif melalui penyelenggaraan program Mandiri Donor Darah yang dilaksanakan di seluruh wilayah operasional.
Selain itu, aksi sosial Donor Darah Bank Mandiri di Palembang ini juga untuk menjawab kebutuhan ketersediaan darah di Indonesia.
Inisiatif Bank Mandiri di Palembang ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung penguatan ketahanan sektor kesehatan nasional.
Berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), pelaksanaan donor darah di Palembang tidak hanya melibatkan karyawan Bank Mandiri, tetapi juga masyarakat umum di sekitar wilayah operasional.
Regional CEO Bank Mandiri Region II/Sumatera 2 Ade Arief Mochtar, Kamis 16 April 2026 mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada pilar kesehatan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perseroan dalam menciptakan nilai tambah yang positif serta wujud nyata peran BUMN sebagai agen pembangunan yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan.
Sumber:



