BANNER PEMPROV MARET-APRL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Musi IV dan VI Macet Saat CFD, Herman Deru: Namanya Barang Baru

Musi IV dan VI Macet Saat CFD, Herman Deru: Namanya Barang Baru

Terkait kemacetan di jembatan musi IV dan VI saat uji coba CFD, Gubernur Herman Deru menyebut hal tersebut wajar terjadi karena masih baru--

RADARPALEMBANG.ID - Terkait kemacetan di jembatan musi IV dan VI saat uji coba program Car Free Day (CFD), Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebut hal tersebut wajar terjadi karena masih baru.

Meski disambut antusias oleh masyarakat, namun uji coba program CFD yang di adakan di Jembatan Ampera hingga jalan Jenderal Sudirman menyisahkan banyak persoalan salah satunya kemacetan yang harus di perbaiki.

Terkait hal tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak kepolisian untuk segera melakukan penataan ulang arus lalu lintas agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Herman Deru menjelaskan bahwa kegiatan CFD ini sebenarnya masih dalam tahap soft launching.

Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh masih terus dilakukan untuk menyempurnakan pelaksanaan di lapangan sebelum dilakukan peluncuran secara resmi.

"Wali kota sudah menghubungi saya. Ini kan masih soft launching, belum launching (resmi). Tentu sampai dengan launching nanti, itu harus sudah tertata dengan baik," ujar Herman Deru, Senin, 14 April 2026.

Deru tidak menyangkal bahwa kehadiran CFD menyebabkan adanya penumpukan arus kendaraan di beberapa ruas jalan.

Namun, ia menekankan pentingnya mencari solusi agar warga yang ingin berolahraga tetap nyaman tanpa merugikan masyarakat yang sedang melintas.

"Namanya barang baru, orang berkumpul ramai. Saya harapkan pemerintah kota, pemerintah provinsi dalam hal ini Dishub, bekerja sama dengan kepolisian lalu lintas untuk menata agar tidak terjadi kemacetan," tuturnya.

Deru menilai tingginya minat warga terhadap CFD merupakan cerminan dari ide kreatif yang perlu didukung.

Tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan untuk meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Palembang melalui penyediaan ruang publik yang sehat.

"Ini ide kreatif yang harus kita buatkan jalan keluarnya, agar yang menuju ke situ nyaman dan yang tidak menuju ke situ tidak terganggu lalu lintasnya. Minimal tujuannya adalah kebahagiaan warga," pungkasnya.

Sumber:

Berita Terkait