Respon Kilat Ratu Dewa, Evaluasi CFN dan CFD, Kritik Warga Jadi Bahan Perbaikan
Pro dan kontra warga net yang ramai di media sosial terkait uji coba CFN dan CFD segera direspons cepat oleh Walikota Palembang H Ratu Dewa, dengan melakukan evaluasi menyeluruh.-kominfo palembang-
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Uji coba perdana Car Free Night (CFN) pada Sabtu 11 April 2026, malam dan Car Free Day (CFD) pada Minggu 12 April 2026, pagi langsung menjadi sorotan publik.
Pro dan kontra warga net yang ramai di media sosial segera direspons cepat oleh Walikota Palembang H Ratu Dewa, dengan melakukan evaluasi menyeluruh.
Dalam rapat evaluasi bersama jajaran Pemkot Palembang, Polrestabes, Polda Sumsel, dan Dishub Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ratu Dewa menekankan beberapa hal krusial.
Yang paling mencolok belum optimalnya pengaturan lalulintas yang mendapat kritikan tajam warganet, saat CFD berlangsung titik kemacetan di ruas jalan Musi 4 dan Musi 6, mendapat perhatian serius orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini.
BACA JUGA:Ada 107 Koperasi Merah Putih di Palembang, Walikota Ratu Dewa Ajak ASN Jadi Anggota
“Car Free Day, jalur sepanjang 2,8 km ditutup, termasuk Jembatan Ampera. Hal ini menimbulkan kemacetan luar biasa di kawasan Musi 6 dan Musi 4, dari pantauan dan laporan warganet langsung DM ke medsos pribadi saya. Saya pantau tidak ada penempatan petugas Dishub kota yang mengatur dikawasan itu, sehingga terjadi kemacetan yang mengular,” kata Ratu Dewa.
Tidak jarang warga yang melintas melakukan siaran langsung melaporkan kondisi kemacetan itu, bahkan tidak segan segan melontarkan sentimen kritikan yang nyeleket (tajam).
“Minggu depan akan kita lakukan uji coba kembali CFD ini , setelah OPD dan pihak terkait melakukan rapat dan melakukan opsi-opsi yang dari berbagai pihak terkait hasil rapat tadi,” tegasnya.
Bahkan, Kritikan tajam warganet yang diperlihatkan Ratu Dewa melalui medsos saat rapat tersebut, Dishub Kota Palembang mengakui belum optimalnya penempatan petugas di dua jembatan ikon baru Kota Palembang itu, bahkan 100 personel hanya difokuskan di titik tempat CFD itu berlangsung.
BACA JUGA:Pantau Banjir Palembang, Spontan Walikota Ratu Dewa Bantu Motor Mogok di A Rivai
“Kadishub harus lebih sensitif dalam penempatan petugas, di titik menjadi altenatif warga yang melintas dan memberikan rambu-rambu yang jelas selama pelaksanaa nanti,” tegasnya.
Mengingat masih perlunya banyak masukan selama CFD, Ratu Dewa menunda rencana launching CFD yang akan dijadwalkan pada Minggu 19 April 2026 mendatang, dan akan tetap akan melakukan uji coba dengan melakukan beberapa opsi dalam rapat yang digelar.
“Dishub dan Dirlantas dan pihak terkait akan kembali rapat secara komperhensif akan melakukan rekayasa lalu lintas kembali, agar titik kemacetan baru bias diurai,” ungkapnya.
Sementara CFN, Ratu Dewa juga memberikan atensi yang cukup mencolok, dari hasil pemantauannya sendiri dan laporan warganet, dirinya mendapati banyak catatan, meski CFN ini sudah berjalan sangat baik.
Sumber:



