Kenaikan Harga Plastik Global Tekan UMKM, Memicu Dampak di Berbagai Sektor Industri
Lonjakan kenaikan harga plastik menekan UMKM dan memicu dampaknya pada berbagai sektor ekonomi.--dokumen#radarpalembang.id
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Kenaikan harga plastik global yang meroket tajam menekan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan memicu sejumlah dampak di berbagai sektor, mulai dari industri, pedagang hingga konsumen.
Dampaknya termasuk naiknya harga komoditas sehari-hari serta potensi meningkatnya biaya produksi yang membuat banyak industri harus menekan output agar tetap bertahan.
Kenaikan harga plastik ini bervariasi tergantung jenis dan ukuran hingga 70 persen. Faktor utama kenaikan harga plastik berasal dari terganggunya pasokan bahan baku nafta akibat konflik di Timur Tengah.
Kenaikan harga plastik sudah mulai terasa dampaknya di berbagai sektor. Efeknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku industri besar saja, tetapi juga merembet hingga ke pedagang dan para konsumen akhir.
Sebagai material yang sangat umum digunakan, plastik memang memiliki peran penting dalam rantai produksi dan distribusi di Tanah Air.
Mulai dari kemasan makanan, minuman, hingga produk industri, hampir semuanya bergantung pada plastik dalam prosesnya. Nah, saat harganya naik, muncul sejumlah efek yang rasanya akan sulit untuk dihindari.
Naiknya harga plastik ini berimbas pada kenaikan harga gula dan minyak goreng sepekan ini. Plastik ini membungkus kemasan gula, minyak goreng dan tepung.Sementara bahan pokok
BACA JUGA:Perluas Inklusi Keuangan, Jumlah BRILinkAgen di BRI Region 4 Palembang Tumbuh 18,82 Persen
Lalu, apa saja dampak kenaikan harga plastik? Berikut ini sejumlah efeknya yang bisa diketahui.
1. Mendorong kenaikan harga komoditas lain
Kenaikan harga plastik turut berdampak pada komoditas lain yang bergantung pada kemasan plastik dalam distribusinya. Produk seperti makanan, minuman hingga bahan pokok sehari-hari ikut terdorong naik karena biaya pengemasannya juga meningkat.
Contoh kenaikannya bisa pada komoditas yang menggunakan kemasan plastik, seperti terigu, minyak, gula pasir, dan lain sebagainya.
Di sejumlah daerah, harga komoditas yang menggunakan kemasan plastik bisa naik sebesar lima ratus hingga seribu rupiah.
Sumber:



