BANNER PEMPROV MARET-APRL 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Palembang Gandeng Kementerian LHK, Targetkan Pengurangan Sampah di Palembang

Palembang Gandeng Kementerian LHK, Targetkan Pengurangan Sampah di Palembang

​Pemkot Palembang berencana memadukan program pengelolaan sampah ini dengan program LSDP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).-kominfo palembang-

SUMSEL, RADARPALEMBANG.ID Pemerintah Kota Palembang terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Aprizal Hasyim, mengungkapkan bahwa fokus ke depan bukan sekadar mengejar penghargaan Adipura, melainkan membangun kesadaran masyarakat melalui parameter KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi).

Aprizal mengatakan ​berdasarkan arahan dari Direktur Pengendalian pencemaran dan kerusakan wilayah pesisir dan laut, Sahid muhaddar, terdapat beberapa poin penting yang menjadi fokus utama yaitu sampah harus dikelola dengan sistem yang baik dan sesuai prosedur teknis yang berlaku.

"Pengelolaan sampah bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) atau petugas "Pasukan Kuning" saja, tetapi wajib melibatkan seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

BACA JUGA:Sekda Palembang Tinjau Pelayanan Rumah Aspirasi, Pastikan Layanan Dasar Tetap Berjalan

​Program ini merupakan instruksi langsung dari Walikota dan Wakil Walikota Palembang untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.​Untuk mendukung percepatan perubahan perilaku masyarakat, Pemerintah Kota memperkenalkan program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi).

Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih informatif kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari tingkat rumah tangga.

​"Harapan Bapak Walikota dan Wakil WalikKota adalah melalui pengelolaan sampah yang baik, tidak hanya lingkungan yang bersih yang kita dapatkan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat dalam aspek persampahan ini dapat tercapai,"jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas DLHK Kota Palembang, ​Ahmad Mustain mengatakan edukasi menjadi kunci utama untuk menekan timbulan sampah yang saat ini mencapai rata-rata 900 hingga 1.000 ton per hari di Kota Palembang.

BACA JUGA:Sekda Aprizal Hasyim Tinjau Posko Lebaran, 500 Personel Disiagakan Amankan Pemudik di Palembang

​Pemkot Palembang berencana memadukan program pengelolaan sampah ini dengan program LSDP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dua wilayah telah dipilih sebagai lokasi percontohan (pilot project), yaitu ​Kecamatan Sukarami dan ​Kecamatan Sako.

​"Kami memilih dua kecamatan ini karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat pengolahan sampah di keramasan. Jika penanganan sampah di sini berhasil, maka volume sampah yang dibawa ke hilir akan berkurang drastis," ujarnya.

Target utama dari program ini adalah mengubah pola pikir masyarakat. Mustain memberikan gambaran bahwa jika rata-rata produksi sampah adalah 0,7 kg per jiwa, maka dengan edukasi yang masif diharapkan angka tersebut bisa turun menjadi 0,3 kg.

Langkah-langkah strategis yang akan didorong yaitu mengajak masyarakat meninggalkan kemasan sekali pakai, dan mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos.

Sumber:

Berita Terkait