BANNER PEMPROV IDUL FITRI 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

3 Pendaki Gunung Dempo Dievakuasi, Terserang Hipotermia dan Kelelahan

3 Pendaki Gunung Dempo Dievakuasi, Terserang Hipotermia dan Kelelahan

Tiga pendaki Gunung Dempo Pagaralam, Sumatera Selatan terpaksa dievakuasi etelah mengalami hipotermia, kelelahan dan cedera saat turun--Tangkap layar Instagram

RADARPALEMANG.ID - Tiga pendaki Gunung Dempo Pagaralam, Sumatera Selatan terpaksa dievakuasi etelah mengalami hipotermia, kelelahan dan cedera saat turun.

Usai menerima laporan adanya 3 pendaki perempuan yang tertahan di jalur pendakian pada Sabtu, 28 Maret 2026, Tim Brigade Dempo dan Rescue BPBD Kota Pagar Alam bersama Tagana dan Relawan bergerak cepat.

"Kami menerima untuk segera berkumpul di Kampung Empat, lalu langsung bergerak naik sekitar pukul 18.00 WIB menuju lokasi pendaki," ujar Tim Brigade Minggu, 29 Maret 2026.

Adapun ketiga pendaki yang dievakuasi yakni Maya Sefty Ilmiyanti (23), dan Najwa (19) asal Palembang, serta Ica (22) dari Bengkulu.

BACA JUGA:Gunung Dempo Dipadati Ratusan Pendaki Saat Momen Lebaran 2026

BACA JUGA:Buka HP Rekan Kerja Tanpa Izin, Wanita di Pagaralam Jadi Tersangka

"Mereka berada di sekitar shelter I atau kurang lebih dua jam dari Pintu Rimba saat kami temukan," katanya.

Informasi yang dihimpun, para pendaki sebelumnya berkemah selama dua malam di puncak Gunung Dempo sebelum akhirnya memutuskan turun.

Cuaca dingin cukup ekstrem, sehingga mereka memilih turun. Namun, di perjalanan, kondisi fisik pendaki menurun hingga mengalami hipotermia dan kelelahan.

Dalam proses turun, salah satu pendaki juga dilaporkan sempat terjatuh di jalur tebing dan mengalami cedera pada bagian kaki.

BACA JUGA:Pagaralam Kota Kekayaan Intelektual, Kemenkum Sumsel Dorong Legalisasi Kopi Arabika Raden Kuning

BACA JUGA:Kapolda Sumsel Instruksikan Antisipasi Karhutla Sejak Dini

"Ada satu korban yang terpeleset hingga mengalami keseleo dan luka, sehingga perlu bantuan evakuasi," katanya.

Saat ini, seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat.

Sumber: