BANNER PEMPROV MARET 2026
BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Doa Akhir Ramadan Rasulullah SAW dan 7 Amalan yang Dianjurkan Menjelang Idulfitri 2026

Doa Akhir Ramadan Rasulullah SAW dan 7 Amalan yang Dianjurkan Menjelang Idulfitri 2026

7 amalan yang dianjurkan menjelang lebaran idulfitri 1447 h dan doa di akhir ramadan 2026.--dokumen#radarpalembang.id

RADARPALEMBANG.ID - Akhir Ramadan bukanlah akhir dari ibadah, melainkan awal dari perjalanan spiritual yang lebih kuat.

Hari-hari terakhir Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menyempurnakan ibadah, dengan doa dan amalan penting.

Kesedihan berpisah dengan Ramadan 2026 sebaiknya diiringi dengan doa dan amalan yang memperkuat keimanan, sebagaimana Rasulullah SAW mencontohkan doa akhir Ramadan yang penuh makna.

Dengan doa Rasulullah SAW dan amalan yang dianjurkan, semoga setiap muslim dapat meraih keberkahan, diampuni dosanya, serta dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya dalam keadaan sehat dan penuh iman.

BACA JUGA:Doa Utama Malam Lailatul Qadar, Lengkap Arab Beserta Latin

Doa akhir Ramadan Rasulullah SAW menjadi salah satu amalan yang sangat penting bagi setiap muslim agar ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT.

Merujuk pada kitab Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, para sahabat dan generasi salaf terbiasa memanjatkan doa selama enam bulan setelah Ramadhan berakhir agar amalan mereka tidak sia-sia.

Kesedihan yang dirasakan saat berpisah dengan bulan suci ini hendaknya diiringi dengan harapan kuat agar dipertemukan kembali pada tahun-tahun berikutnya dalam keadaan sehat dan penuh keimanan.

BACA JUGA:Keutamaan Puasa Hari ke-20 Ramadhan, Ini Amalan dan Doa yang Dianjurkan

Doa Akhir Ramadhan Rasulullah SAW

Berikut adalah teks lengkap doa akhir Ramadhan Rasulullah SAW yang populer diamalkan:

Allahumma laa taj’alhu aakhiral ‘ahdi min shiyaamina iyyaahu, fa in ja’altahu faj’alnii marhuuman wa laa taj’alnii mahruuman.

Artinya:

"Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau menetapkan (sebagai puasa terakhir), maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan janganlah Engkau jadikan aku orang yang malang (diharamkan dari rahmat-Mu)."

ini mencerminkan kerinduan yang mendalam terhadap bulan penuh rahmat sekaligus ketundukan total kepada ketetapan ajal. 

Sumber:

Berita Terkait